Pindah Tugas, ASN Konsel Diminta Jangan Bawa Randis!

KENDARINEWS.COM — Aset milik Pemkab Konawe Selatan (Konsel) yang digunakan aparatur sipil negara (ASN) sulit ditertibkan. Sebab penggunanya masih membawa, meski telah berpindah tugas atau pensiun. Karena itu, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) tak mudah mendeteksi keberadaan kendaraan dinas (randis).

Kepala Bidang Aset BKAD Konsel, Asyhar mengatakan pengguna aset daerah bertanggung jawab atas barang yang menjadi milik negara itu. Ia meminta kepada pengguna aset untuk memperbaiki administrasi. Sehingga aset daerah bisa dideteksi dan diinventaris lebih cepat.

Asyhar

“Kesulitan kami biasanya, kendaraan dinas yang sering kali berpindah dari tanggung jawab pengelola. Apabila individu berpindah tugas, terkadang aset itu juga dibawa ke tempat tugasnya,” katanya.

Selain itu, kata dia, kendala dalam pengelolaan aset daerah adalah kekeliruan menerjemahkan Permendagri nomor 19 tahun 2019 tentang pengelolaan barang milik daerah. “Mengacu aturan ini, BKAD bukan lagi selaku pengelola, melainkan hanya penata-usahaan atau tukang catat. Jadi BKAD tidak punya hak untuk melakukan pengamanan, pengawasaan dan pemeliharaan,” ungkapnya, kemarin.

Karena itu, ia meminta pengguna aset daerah mampu mengelola barang milik negara itu. Jangan melimpahkan kepada BKAD, karena dinilai sebagai pengelola. “Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau individu pengguna aset harus mengelola aset itu. Karena mereka punya hak untuk itu. Dinamika pengelolaan aset di pemerintahan perlu didudukan bersama,” ungkapnya. (ndi/c)

Tinggalkan Balasan