oleh

Masuk Tahap Finishing, RS Jantung Target Rampung Oktober

KENDARINEWS.COM – Badai pandemi corona, tak menyurutkan geliat Pemprov Sultra menuntaskan sejumlah proyek infrastruktur. Salah satunya pengerjaan Rumah Sakit (RS) Jantung dan Pembuluh Darah. Pasca menuntaskan konstruksi gedung berlantai 17 tahun 2021 lalu, kini telah masuk tahap pengerjaan elektrikal dan arsitektur. Ditargerkan, proyek ini dituntaskan Oktober 2022 mendatang.

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan akses layanan kesehatan harus bisa dijangkau masyarakat. Sebab merupakan layanan dasar yang harus terpenuhi. Atas dasar itulah, ia berinisiatif membangunan RS yang menjadi rujukan baik di regionel Sulawesi maupun kawasan Indonesia Timur. “RS Jantung dan Pembuluh Darah akan menjadi rujukan. Dengan begitu, warga Sultra tak perlu lagi ke luar daerah untuk berobat. Justru orang dari luar yang ke Sultra. Hal ini sangat penting dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan optimal agar tercipta masyarakat yang sehat dan jauh dari penyakit jantung, termasuk penyakit lainnya,” ujar Ali Mazi.

Untuk mendekatkan layanan kesehatan, Pemprov Sultra membangunan RS Jantung dan Pembuluh Darah. Fasilitas Kesehatan (Faskes) ini digadang-gadang menjadi rumah sakit rujukan di kawasan regional Sulawesi maupun Indonesia Timur. Saat ini, pengerjaan gedung berlantai 17 ini telah masuk tahap finishing.

Di sisi lain lanjut gubernur dua periode ini, keberadaan RS Jantung akan membantu mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO). Mereka tak perlu mencari referensi jauh-jauh ke luar daerah. Sebab Sultra sudah punya fasilitas kesehatan (Faskes) yang bisa dijadikan rujukan. “Dengan adanya RS ini, tentunya akan menyerap tenaga kerja kesehatan dan lainnya. Artinya pembangunan RS tak hanya berimplikasi pada pelayanan kesehatan saja, tetapi berdampak pada sektor ekonomi. Makanya, kita dorong pembangunan,” jelas politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra Pahri Yamsul menjelaskan pengerjaan RS Jantung dan Pembuluh Darah telah memasuki tahap finishing. “Saat ini sedang pemasangan kaca, lantai dan lain-lain. Targetnya akan rampung menyeluruh pada Oktober tahun ini,” kata Pahri Yamsul kepada Kendari Pos, Minggu (20/2).

Pembangunan RS Jantung ini sambung Pahri, sudah masuk tahap kedua. Pengerjaan tahap pertama menelan anggaran sejumlah Rp 98 miliar. Sedangkan tahap kedua, diproyeksi menghabiskan anggaran senilai Rp 360 miliar. “Pengerjaannya akan terus digenjot. Setelah tuntas dikerjakan, kemudian akan diserahkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra. (c/ali/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan