Penggunaan Kamar Pasien Covid Meningkat

KENDARINEWS.COM — Tingkat ketersian tempat tidur (Bed Occupancy Rate) rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 di Kota Kendari terus mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari menyebutkan, per 14 Februari 2022 keterisiannya mencapai 20 persen atau sekira 78 pasien tengah menjalani perawatan. Jumlahnya meningkat 12 pasien jika dibandingkan hari sebelumnya yang hanya 66 pasien.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir tak menampik jika saat ini tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan covid-19 mengalami peningkatan. Kondisi tersebut dikarenakan meningkatnya penularan varian omicron.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir sangat mengecek ketersediaan bed untuk pasien Covid-19 di RSUD Kendari.

“Omicron ini sangat cepat penyebarannya. Terbukti, satu kasus pertama kita temukan awal Februari (bulan ini). Dan saat ini angkanya (pasien aktif) sudah cukup tinggi. Memang cepat penularannya. Meskipun terjadi lonjakan (kasus Covid) rumah sakit rujukan siap memberikan pelayanan,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Terpisah, Kepala Dinkes Kota Kendari, drg. Rahminingrum memastikan ruang perawatan (bed) untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetap tersedia. Sebagai bentuk antisipasi, pihaknya memperioritaskan pasien aktif dengan gejala sedang hingga berat untuk menjalani rawat inap.

Sementara bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif namun mengalami gejala ringan atau bahkan masuk dalam kategori OTG (orang tanpa gejala) pihaknya menyarankan untuk melaksanakan isolasi manidiri (isoman) di rumah masing-masing. “Sejauh ini masih aman,” kata Rahminingrum.

Ia menambahkan, meskipun kasus Covid-19 mengalami lonjakkan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa alternatif seperti mengkonversi tempat tidur pasien umum menjadi tempat tidur pasien Covid-19. “Sudah ada instruksi dari Wali Kota soal kewaspadaan dini penyebaran varian omicron. Semua rumah sakit rujukan sudah diinformasikan,” kata Rahminingrum.

Sekedar informasi, enam rumah sakit rujukan pasien covid-19 di Kota Kendari meliputi RS Bahteramas, RSUD Kota Kendari, RS Bhayangkara, RS Ismoyo, RS Hermina, dan RS Aliyah I. Adapun jumlah bed yang tersedia sekira 472. Itu belum termasuk sejumlah tempat isolasi lainnya yang memiliki bed sekira 388 unit. (ags/b)

Tinggalkan Balasan