Keran Investasi Perikanan Dibuka

KENDARINEWS.COM — Kota Kendari memiliki potensi perikanan melimpah. Saban tahun, hasil perikanan tangkap mencapai 35 ribu ton. Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir membuka peluang kerja sama (investasi) untuk memaksimalkan potensi itu. Puluhan ribu ton ikan yang dihasilkan, di antaranya ikan cakalang (tongkol), tuna, dan beberapa jenis ikan lainnya.

Pernyataan itu diungkapkan Sulkarnain Kadir saat berdiskusi dengan perwakilan duta besar negara sahabat pada forum investasi di Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Kendari, kemarin. Selain dikonsumsi masyarakat, kata politisi PKS itu, hasil tangkapan nelayan juga untuk keperluan ekspor.

“Jika ada (masyarakat) yang ingin bekerja sama, nanti bisa kita tindak lanjuti. Kita mudahkan investasinya. Sehingga potensi perikanan ini bisa kita kembangkan,” ungkapnya didampingi Kepala Diskominfo Sultra Ridwan Badalah.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat memaparkan potensi perikanan dan UMKM Kota Kendari kepada para perwakilan duta besar negara sahabat, kemarin.

Mantan legislator Kendari itu berharap, investasi yang masuk selain untuk pemanfaatan (pengelolaan) hasil perikanan, juga berfokus untuk peningkatan hasil perikanan tangkap. “Saat ini kita dibatasi kemampuan kapal dan pengolahannya. Oleh karena itu kami membuka ruang investasi untuk penyediaannya,” kata Sulkarnain Kadir.

Pihaknya juga membuka ruang investasi pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Upaya tersebut dilakukan untuk menggenjot produksi UMKM dan bisa terserap oleh pasar. Ia tak menampik jika produksi UMKM di Kendari masih kecil. Namun kualitas bisa diandalkan, seperti olahan rumput laut, pertanian, perkebunan dan kerajinan.

“Kami buka ruang untuk pengembangan produk UMKM. Jika ada yang berminat untuk menyerap hasil produksinya tentu lebih baik lagi. Kami sangat berterima kasih bagi siapa saja yang ingin berinvestasi untuk mengembangkan daerah ini. Kami akan permudah administrasi dan perizinannya,” kata Sulkarnain Kadir. (ags/b)

Tinggalkan Balasan