La Ode Saifuddin : Pemprov Tutup Destinasi Wisata Selama Perayaan Idul Fitri

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Tidak hanya mudik, Pemprov Sultra juga tetap akan menutup tempat wisata yang menjadi gaweannya selama perayaan lebaran Idulfitri 1442 Hijriah. Kebijakan ini merujuk Surat Edaran (SE) gubernur Sultra yang telah diberlakukan sejak tahun 2020. Penutupan destinasi wisata ini tak lain untuk mencegah penularan virus corona.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sultra, La Ode Saifuddin mengatakan belum akan membuka objek wisata yang menjadi kewenangan provinsi selama perayaan lebaran. Sebab hingga kini, instruksi gubernur belum dicabut. “Sejak awal memang kami tidak pernah membuka tempat wisata. Upaya ini untuk mengantisipasi timbulnya klaster wisata. Makanya, wisata Pulau Bokori belum dibuka,” kata Saifuddin, Kamis (6/5).

Kendati demikian, provinsi tidak membatasi bila daerah yang tetap membuka destinasi wisatanya. Hanya saja, seluruh perangkat yang dipersyaratkan harus terpenuhi. Mulai wadah cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, pengunjung wajib menggunakan masker dan tetap menjaga jarak termasuk rapid test. “Protokol kesehatan (Prokes) harus tetap diutamakan. Sedapat mungkin kita harus menegakkan kebijakan-kebijakan dari pusat. Saat ini bukan hanya wajib menggunakan masker dan kelengkapan area cuci tangan, kini harus mengantongi surat keterangan rapid antigen,” tegasnya.

Dengan adanya pelarangan mudik kata dia, diprediksi masyarakat akan memadati destinasi wisata. Untuk itulah, pemerintah harus melakukan langkah antisipasi. “Kami berharap kepada masyarakat agar tetap di rumah saja saat libur lebaran. Upaya ini dilakukan demi kesehatan bersama agar tidak terjadi penularan Covid-19,” pintanya. (c/rah)

Tinggalkan Balasan