Strategi Pemkot Kendari Berhasil, Luas Genangan Air Berkurang 458,43 Hektar

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM– Strategi penanganan banjir di Kota Kendari mulai menunjukan hasilnya. Buktinya, luas genangan air dan langganan banjir tiap tahunnya terus berkurang. Pada tahun 2020, sekitar 458,43 hektar rawan genangan mampu diatasi. Kini, wilayah rawan banjir tinggal menyisakan 3.682 hektar. Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir mengatakan berkurangnya luasan genangan air tak lepas dari program normalisasi saluran drainase di Kota Kendari. Selama periode 2020 lalu, saluran drainase yang dibenahi sepanjang empat kilometer yang tersebar di 11 kecamatan.

“Penanganan genangan dan banjir memang sudah jadi perhatian pemerintahan. Apalagi itu sudah jadi masalah perkotaan, bukan hanya di Kendari melainkan sudah menjadi permasalahan di wilayah lainnya. Tapi karena kerja keras kita, semuanya bisa kita atasi secara bertahap,” kata Sulkarnain Kadir. Program kemitraan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari kata dia, turut berkontribusi besar dalam penanganan banjir. Apalagi proyek pembangunan kolam retensi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Wanggu di Kelurahan Lepo-lepo telah beroperasi.

“Hadirnya kolam retensi Sungai Wanggu merupakan bukti nyata upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan banjir di Kota Kendari. Kolam tersebut mampu mereduksi sekira 40 persen banjir akibar luapan sungai wanggu ketika musim penghujan,” ungkap Sulkarnain.
Saat ini lanjut Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah PKS Sultra, pemerintah tengah membangun waduk pengendali banjir atau Regulation Pool di kawasan Nanga-nanga. Jika sudah terbangun dan sudah terkoneksi, sistem pengendalian banjir bisa mereduksi sekitar 70 persen banjir di Kota Kendari. “Memang mengatasi masalah ini (banjir dan genangan air) tidak instan. Melainkan secara bertahap sehingga dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak,” kata Sulkarnain Kadir. (b/ags)

Luas Genangan Air
Tahun 2019 1.140 Hektar
Akhir 2020 3.682 Hektar (Kurang 485,43 Hektar)

Antiasipasi Penanganan Banjir

  1. Pembenahan Saluran Drainase
    -Panjang yang Diperbaiki atau Dibangun 4 Km
    -Tersebar di 11 Kecamatan
  2. Pembangunan Kolam Retensi DAS Wanggu di Lepo-lepo
    -Retensi Hilir, Bisa Tampung 180 Ribu Meter Kubik (5,9 hektar)
    -Retensi Hulu, Bisa Tampung 70 Ribu Meter Kubik (3 hektar)
  3. Pemkot-BWS Gagas Pembangunan Nanga-nanga Regulation

Tinggalkan Balasan