Begal Sadis di Kendari : Ancam Korban Pakai Parang dan Celurit, Diringkus Saat Hendak Kabur

Hukum & Kriminal

KENDARINEWS.COM — Pelarian pria berinisial AD (20) terhenti. Pelaku begal yang kerap menggunakan senjata tajam (Sajam) dalam melakukan askinya ini diringkus tim Resmob Polda Sultra dibantu jajaran Buser Polres Muna setelah buron selama sebulan. AD ditangkap di Pelabuhan Tampo, Muna saat akan kabur menggunakan kapal laut. Kanit Resmob Polda Sultra, AKP Ronald Aron Maramis mengatakan tersangka telah lama dikejar. Untuk terhindar dari kejaran, pelaku sering berpindah-pindah. Terakhir, tim Resmob Polda Sultra mendapatkan informasi pelaku berada di Muna.

“Setelah mendengar informasi tersebut, kami segera bergerak cepat mengejar pelaku di Muna. Kami langsung berkoordinasi dengan tim Buser Polres Muna. Setelah itu, kami mengamankan pelaku di wilayah pelabuhan Tampo saat pelaku akan melarikan diri menggunakan kapal laut,” ungkapnya. Pelaku terakhir melakukan aksinya tanggal 6 Februari lalu bersama rekannya berinisial GR. Mereka berdua melakukan tindakan pencurian dan kekerasan menggunakan parang dan celurit. Saat itu, korbannya sedang memarkir kendaraannya di jalan Made Sabara, Mandonga Kota Kendari.

“Karena takut, korban pun melarikan diri meninggalkan motornya. Kedua pelaku dengan mudah mengambil motor korban dan menggadaikannya kepada salah seorang penadah. Hingga saat ini, kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya berinisial GR, serta masih melakukan penyelidikan dan mencari barang bukti lain hasil kejahatan para pelaku,” kata Ronald. Saat ini, pelaku AD beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Sultra untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu unit motor trail yang dibawa kabur oleh pelaku. “Atas perbuatannya tersangka terancam dijerat pasal 365 ayat (1), ayat ( 2), KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman kurungan sembilan tahun penjara,” tutupnya. (c/ndi)

Tinggalkan Balasan