KENDARINEWS.COM–Pemerintah Kota Kendari resmi memulai penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bagi ribuan keluarga penerima manfaat. Penyaluran perdana digelar di Pantai Nambo, menyasar warga tiga kecamatan: Poasia, Abeli, dan Nambo, dengan total 7.046 keluarga yang langsung menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram per keluarga.
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menjelaskan bantuan ini merupakan program pemerintah pusat di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, bertujuan memperkuat perlindungan sosial sekaligus menjaga stabilitas ketersediaan pangan masyarakat. Secara keseluruhan, Kota Kendari mendapatkan alokasi bagi 27.660 keluarga yang tersebar di 11 kecamatan dan 65 kelurahan. Setiap penerima berhak mendapatkan 10 kilogram beras per bulan untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026, yang disalurkan sekaligus menjadi 30 kilogram.
“Bantuan ini hadir untuk meringankan beban warga yang benar-benar membutuhkan, sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kota Kendari,” ujar Wali Kota Siska saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Rincian penerima di tahap pertama ini meliputi: Kecamatan Poasia sebanyak 3.123 keluarga dari lima kelurahan, Kecamatan Abeli 2.220 keluarga dari tujuh kelurahan, serta Kecamatan Nambo 1.703 keluarga dari enam kelurahan. Penyaluran selanjutnya akan dilakukan secara bertahap ke delapan kecamatan lainnya, dengan Perum Bulog yang mendistribusikan hingga tingkat kelurahan agar mudah dijangkau warga.
Wali Kota menegaskan penetapan penerima didasarkan pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial nasional, sehingga tidak ada ruang untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. “Yang menerima ini benar-benar yang berhak, tanpa pengecualian. Tidak ada istilah ini orang dekat pejabat, apalagi tim dari anggota DPR. Semuanya murni berdasarkan data yang sah,” tegasnya
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kanwil Sulawesi Tenggara, Erdi Baskoro, memastikan pihaknya mengawal sepenuh proses agar bantuan diterima tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat jumlah. Ia menyampaikan jumlah penerima bantuan di Sulawesi Tenggara meningkat dari sekitar 317 ribu menjadi 324 ribu keluarga, di mana Kota Kendari menyumbang sekitar 27.660 penerima.
Erdi juga menyampaikan data penyerapan gabah: secara nasional telah mencapai 3,85 juta ton dari target 4 juta ton, sedangkan di Sulawesi Tenggara realisasinya sekitar 160 ribu ton dari sasaran 233 ribu ton hingga akhir tahun.
Pemerintah Kota Kendari berharap bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga membantu menjaga daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah.(lis)










































