KENDARINEWS. COM— Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari mencatat penyaluran bantuan beras cadangan pangan pemerintah terus berjalan optimal. Per Kecamatan Nambo dan Kecamatan Abeli telah menjadi wilayah pertama yang menyelesaikan pendistribusian hingga 100 persen.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengungkapkan capaian tersebut sebagai hasil kerja sama dan sinergi antara pihak kecamatan, kelurahan, serta petugas lapangan dalam mempercepat penyaluran kepada masyarakat.
“Per hari ini sudah dua kecamatan yang mencapai 100 persen penyaluran, yaitu Kecamatan Nambo dan Kecamatan Abeli,” ujar Abdul Rauf di Kendari, Senin (7/9/2026).
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) guna meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ketersediaan pangan. Di Kota Kendari, program ini menyasar 27.660 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 11 kecamatan dan 65 kelurahan.
Setiap penerima menerima 10 kilogram beras per bulan untuk tiga bulan berturut-turut — Juli, Agustus, dan September 2026 — sehingga total 30 kilogram per keluarga.
Meski distribusi dilakukan bertahap, di antaranya karena keterbatasan armada dan tenaga teknis Perum Bulog Sultra yang melayani 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kota Kendari tetap optimis seluruh wilayah akan rampung tepat waktu.
“InsyaAllah di Kota Kendari pada bulan sembilan ini sudah selesai semua,” tegas Abdul Rauf.
Pemkot Kendari terus memperkuat koordinasi dengan Bulog Sultra serta seluruh camat dan lurah agar penyaluran berjalan lancar, tepat sasaran, dan tepat waktu, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat Kota Kendari.










































