Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa KKN Tematik FPIK UHO Hadirkan Edukasi Lingkungan Pesisir bagi Anak-anak di Kelurahan Lapulu

Kendarinews.com , Agustus 2026 – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo (UHO) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2026. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Edukasi Lingkungan Pesisir melalui Game Ular Tangga Edukasi Lingkungan yang berlangsung di Pusat Informasi Papalimba, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, dan diikuti oleh 30 anak-anak warga setempat.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama mahasiswa KKN Tematik FPIK UHO Tahun 2026 dalam menghadirkan media pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, sekaligus edukatif. Melalui permainan ular tangga yang telah dimodifikasi dengan berbagai pesan tentang pelestarian lingkungan, peserta diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan pesisir dan laut sejak usia dini.

Berbagai materi edukasi disampaikan secara sederhana melalui setiap petak permainan, di antaranya pentingnya membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut, menghemat penggunaan air dan energi, serta menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan. Pendekatan belajar sambil bermain tersebut mampu menciptakan suasana yang aktif, komunikatif, dan mendorong anak-anak untuk lebih mudah memahami pesan-pesan lingkungan.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator yang mendampingi peserta, memandu jalannya permainan, menjelaskan materi edukasi, serta mengajak anak-anak berdiskusi mengenai berbagai permasalahan lingkungan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik FPIK UHO, Asriyana, menyampaikan bahwa pendidikan lingkungan perlu dikenalkan sejak usia dini melalui metode yang menarik dan mudah dipahami agar nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam sejak kecil.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan ekosistem pesisir dan laut. Dengan pendekatan belajar sambil bermain, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga diharapkan mampu menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, mahasiswa KKN memperoleh pengalaman nyata dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Asriyana.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan Edukasi Lingkungan Pesisir ini menjadi salah satu program unggulan Pengabdian kepada Masyarakat Terintegrasi KKN Tematik FPIK UHO Tahun 2026 yang bertujuan membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian kawasan pesisir. Sinergi antara dosen, mahasiswa KKN, pemerintah kelurahan, serta masyarakat diharapkan mampu menciptakan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

Melalui semangat “Bersama Menjaga Lingkungan, Wujudkan Laut yang Bersih dan Masa Depan yang Lestari,” FPIK Universitas Halu Oleo berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah pesisir.

Foto: Kegiatan Edukasi Lingkungan Pesisir melalui Game Ular Tangga Edukasi Lingkungan yang diselenggarakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Terintegrasi KKN Tematik FPIK Universitas Halu Oleo Tahun 2026 bersama 30 anak-anak di Pusat Informasi Papalimba, Kelurahan Lapulu, Kota Kendari.

Tinggalkan Balasan