KENDARINEWS.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) terus memperkuat pembangunan sektor pendidikan. Melalui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Prof. Aris Badara, gubernur memastikan program rehabilitasi dan pembangunan sekolah berjalan masif pada tahun ini.
Berdasarkan data Dikbud Sultra, terdapat 37 sekolah yang memperoleh bantuan rehabilitasi dan pembangunan tahun 2025. Dari jumlah tersebut, tiga sekolah direhabilitasi menjadi sekolah unggul transformasi, sebuah program khusus yang digagas langsung oleh gubernur untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Selain itu, Sultra juga menerima 135 unit rehabilitasi sekolah dari pemerintah pusat. Dukungan ini mencakup berbagai jenjang pendidikan dan tersebar di sejumlah kabupaten/kota di provinsi ini.
Tak hanya itu, pemerintah pusat juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dua unit sekolah baru yang berlokasi di Kabupaten Buton Selatan (Busel) dan Buton, serta pembangunan SMA Unggul Garuda, yang disebut memiliki anggaran besar sebagai proyek prioritas peningkatan mutu pendidikan.
Prof. Aris menegaskan, seluruh program ini merupakan komitmen pemerintah provinsi dan pusat untuk mendorong pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara.
“Pembangunan dan rehabilitasi ini bagian dari transformasi besar sektor pendidikan. Kita ingin sekolah-sekolah di Sultra semakin maju, berkualitas, dan siap bersaing,” ujarnya.








































