ASR-Hugua Tingkatkan Disiplin ASN Pemprov Sultra

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) dan Wakil Gubernur Ir. Hugua, M.Ling terus menekankan pentingnya kedisiplinan dan etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Gubernur Hugua menyampaikan, pengawasan terhadap kedisiplinan ASN merupakan bagian dari tugas atributifnya sebagai wakil gubernur. Pernyataan ini disampaikannya saat memimpin apel pagi di Inspektorat Provinsi Sultra, yang merupakan bagian dari rutinitas pengawasan langsung terhadap perangkat daerah.

“Apel pagi ini sebenarnya bagian dari fungsi pengawasan. Saya sebagai wakil gubernur memiliki tugas atributif di bidang pengawasan. Salah satu bentuk pengawasan yang saya lakukan adalah meningkatkan disiplin ASN,” jelas Hugua.

Sejak awal masa jabatannya, Hugua dikenal aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kini, pola pengawasan tersebut dikembangkan menjadi apel pagi berkala yang dilakukan secara acak di berbagai instansi tanpa jadwal tetap.

“Dulu saya sering sidak. Tapi sekarang saya tidak sidak lagi. Sekarang saya pimpin apel secara berkala: dari kantor A, kantor B, kantor C tanpa jadwal tertentu. Jadi sifatnya spontan saja,” ujar Hugua.

Dalam arahannya, Hugua menyoroti fluktuasi tingkat kehadiran ASN yang rata-rata mencapai 80 persen. Ia menekankan, Inspektorat sebagai lembaga pengawasan seharusnya menjadi teladan dalam hal kedisiplinan.

“Saya melihat kehadiran ASN ini naik turun. Nah, Inspektorat ini seharusnya jadi contoh, karena mereka yang memberikan pengawasan. Bagaimana bisa mengawasi OPD lain kalau kedisiplinan sendiri masih rendah?” tegasnya.

Hugua menambahkan, meski penurunan kehadiran kerap terjadi karena tugas luar menjelang akhir tahun anggaran, ASN tetap harus masuk kantor sebelum melaksanakan tugas di lapangan.

Selain aspek kedisiplinan, Wakil Gubernur juga menyampaikan pesan moral dan spiritual, menekankan bahwa disiplin adalah bagian dari iman, tanggung jawab moral, dan profesionalisme sebagai pelayan publik.

“Salah satu ajaran agama besar di manapun adalah bahwa kedisiplinan itu bagian dari iman. Kita ini ASN, pelayan masyarakat. Kalau masyarakat datang ingin dilayani tapi pegawainya tidak ada, bagaimana mereka bisa mendapatkan pelayanan?” ujar Hugua.

Apel pagi ini mencerminkan semangat kepemimpinan ASR-Hugua yang menekankan keteladanan, kedisiplinan, dan pelayanan publik prima, demi mewujudkan birokrasi Pemprov Sultra yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan