BKPSDM Bombana Gandeng BPSDM Gelar PKA Angkatan XII

KENDARINEWS.COM–Ditengah arus globalisasi yang disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih yang dikenal dengan era revolusi industri 4.0 dan mengarah kearah society 5.0 mengharuskan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan perubahan dalam pelayanan publik. Untuk itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar Pelatihan Kepemimpinan Admistrator (PKA) angkatan XII yang bertempat di Hotel Kubra Kendari.

Kepala BPSDM Provinsi Sultra, Syahruddin Nurdin mengungkapkan, kegiatan PKA angkatan XII itu difasilitasi oleh Pemkab Bombana melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Sultra. “Tapi pesertanya selain ASN dari Kabupaten Bombana, juga ada dari daerah lain. Seperti Kolaka, Konawe Selatan, dan  Buton Utara,” ungkapnya, kemarin.

Adapun jumlah peserta dari PKA kali berjumlah 40 orang peserta yang merupakan pejabat eselon III dari berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, Bombana terbesar. “Rinciannya untuk Bombana berjumlah 25 orang, sementara Kabupaten Kolaka mengikutkan pesertanya sebanyak 11 orang. Kemudian untuk Konsel sebanyak 2 orang, dan Butur 2 orang, sehingga totalnya 40 peserta,”rincinya.

Mantan Kepala Kesbangpol Sultra ini menjelaskan, bertujuan untuk mencetak pemimpin yang kompeten dalam manajemen kinerja serta terpenuhi kompetensi manajerial administrator yang meliputi integritas, kerjasama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain serta mengelola perubahan dan pengambilan keputusan.

“Ada beberapa prinsip bagi seseorang pada level administrator, yaitu harus memiliki kemampuan untuk mengerakkan seluruh anggota timnya, mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk bekerja secara bersama-sama sebagai tim work yang solid dan juga kreatif untuk mencapai tujuan organisasi serta mampu mempengaruhi anggota timnya untuk berkomitmen dan secara sukarela bekerjasama dibawah pimpinan pejabat administrator,”jelasnya.

Ditambahakan, sejumlah peserta PKA ini akan mengikuti pelatiahan selama 91 (sembilan puluh satu) hari atau 790 jam pelajaran. diharapkan akan diperoleh output yang berdampak pada peningkatan kompetensi manajerial administrator yang mempunyai daya kreatif dan inovatif serta kepekaan dimasa smart governance. “Peka terhadap krisis untuk dapat menyesuaikan dengan kondisi adaptasi kebiasaan baru sehingga menghasilkan aparatur berkinerja tinggi dan pelayanan publik tetap terjamin,” tambahnya.

Oleh karenanya ia berharap agar seluruh peserta PKA ini dapat mengadaptasi semua pembelajaran yang didapatkan dan dapat mengimplemantasikan dalam kegiatan sehari-hari sehingga tercapai demokrasi yang berdaya saing kompetitif. “Juga untuk mendukung kinerja melalui visi misi dan sasaran kinerja pemerintah provinsi provinsi sulawesi tenggara menuju world class organization yang didukung dengan sumber daya manusia yang maju dan berkualitas,” tandasnya.

Sementara itu, Plt, Kepala BKPSDM Kabupaten Bombana, dr. Sunandar menambahkan, pelaksanaan PKA tersebut adalah yang pertama untuk tahun 2023 digelar oleh Pemkab Bombana bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Sultra.

“Kegiatan PKA ini juga sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah kabupaten Bombana dalam menyiapakan wadah atau sarana untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bombana,”ungkapnya usai ditemui disela-sela pelaksanaan kegiatan PKA.

Adapun peserta yang diikutkan dari Pemkab Bombana berjumlah 25 orang. Rata-rata mereka dari pejabat adminstrator dan pengawas yang jabatannya setara kepala bidang, kepala seksi, kasubag, dan juga pejabat camat. “Kita harapkan setelah mengikuti pelatihan selama tiga bulan ini bisa melahirkan calon-calon pemimpin menuju jenjang jabatan pimpintan tinggi pratama (JPTP) atau pejabat  eseleon II .”tambahnya. (kam/kn)

 

Tinggalkan Balasan