Akses Kabaena Sering Lumpuh, Bupati Burhanuddin Temui Kemenhub

KENDARINEWS.COM–Keterbatasan armada kapal feri terus membayangi konektivitas Pulau Kabaena. Saat salah satu kapal masuk masa perawatan, akses warga pun lumpuh, distribusi bahan pokok terhambat, biaya logistik melonjak.

Kondisi itu mendorong Bupati Bombana Burhanuddin terbang ke Jakarta menemui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan agenda utama yakni, minta tambah kapal feri untuk lintasan Kasipute–Kabaena.

Diakui Burhanuddin saat ini, rute Kasipute–Dongkala dan Kasipute–Tanjung Pising hanya dilayani dua kapal yakni, KMP Oputa Yi Koo dan KMP Dharma Kencana I. Jumlah itu dinilai jauh dari cukup untuk menanggung kebutuhan mobilitas masyarakat kepulauan.

“Konektivitas yang baik bukan sekadar soal transportasi. Ini menyangkut akses warga terhadap ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik,” ujar Burhanuddin saat melakukan kunjunganya kemarin.

Sementara itu, Direktur Kepelabuhanan Ditjen Hubla Muhammad Anto Julianto menyambut positif usulan tersebut. Meski pembentukan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III belum bisa langsung direalisasikan karena prosedur regulasi, pihaknya berjanji mengkaji ulang cakupan layanan kepelabuhanan di Bombana dan siap memfasilitasi komunikasi dengan penyedia layanan penyeberangan.

“Kami juga membuka pintu bagi Pemkab Bombana untuk mengajukan dokumen perencanaan sebagai dasar pengembangan pelabuhan feri ke depa,” pungkasnya. (idh)

Tinggalkan Balasan