Pemkab Konsel Inisiasi Pembentukan KPAD

KENDARINEWS.COM — Dalam menangani masalah perlindungan terhadap anak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) memerlihatkan keseriusannya. Disadari, anak adalah pelanjut masa depan yang harus dijaga dan dijauhkan dari tindakan kekerasan. Perlindungan terhadap anak itu dilakukan dengan berbagai upaya, salah satunya melalui penguatan kelembagaan di daerah. Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konsel, Hj. St. Chadidjah, mengatakan, penguatan kelembagaan yang dimaksud dengan menginisiasi pembentukan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD). Ia menegaskan, hal itu menjadi prioritassaat ini. Dengan terbentuk KPAD, dapat membantu proses perlindungan dan pemenuhan hak anak.

“Urgensi pembentukan KPAD ini karena mengingat masih tingginya angka kekerasan terhadap anak yang terjadi di Konsel. Kami telah berkoordinasi ke kantor KPAI untuk menanyakan proses pembentukan KPAD, termasuk sistem rekrutmen anggota komisioner hingga sumber pembiayaannya,” ungkap Hj. St. Chadidjah, Kamis (22/6). Untuk diketahui, belum lama ini Sekab Konsel didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Hafsah, Kepala BKAD, Nisbanurrahim bersama anggota DPRD Konsel Nadira, Dr. Sabri Taridala dan Ramlan, serta Hj. Hasmawati dari Komisi II dan III bertandang ke kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk berkoordinasi dan konsultasi terkait pembentukan KPAD.

“Pembentukan KPAD Konsel merupakan pengejawantahan komitmen Bupati, H. Surunuddin Dangga dalam hal perlindungan dan masa depan anak di daerah ini. Mewujudkan Konawe Selatan sebagai kabupaten yang layak anak,” pungkas Hj. St. Chadidjah. Sementara itu, Kepala DP3A Konsel, Hafsah, mengatakan, jika KPAD terbentuk, maka tugasnya adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak anak. “Hubungan KPAD dengan KPAI nantinya bersifat koordinatif, konsultatif dan integratif yang diatur dalam pedoman keputusan sesuai dengan visi, misi KPAI,” tandasnya.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kendari Pos, komisioner KPAI, Sylvana Maria A, M.Th., berjanji, siap memberikan bimbingan juga arahan teknis terkait pembentukan KPAD di Konsel. “Dibentuknya KPAD ini dikarenakan masih banyaknya kekerasan terhadap anak, KDRT, pelecehan seksual, pernikahan usia anak, bahkan peningkatan jumlah pekerja anak yang ada di suatu daerah,” jelas Sylvana. (b/ndi)

Tinggalkan Balasan