KENDARINEWS. COM— Gubernur Sultra, Ali Mazi kembali menjalin silaturahmi dengan masyarakat Sultra di tanah rantau. Kali ini, orang nomor satu di Bumi Anoa, menghadiri dan melantik Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Provinsi Kepulauan Riau dan Pengurus Daerah Kota Batam, di Batam. Selaku pendiri dan pembina, Gubernur Ali Mazi menyambut baik terbentuknya KKST Provinsi Kepulauan Riau dan KKST Kota Batam, yang pengurusnya baru saja dilantik.

Ali Mazi mengaku bersyukur, karena melalui kegiatan ini, dapat bertemu secara langsung untuk bersilaturahmi dengan masyarakat asal Sultra. Sekaligus bersilaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Batam. “Saya minta, semua warga Sultra yang ada di sini (Provinsi Kepri dan Kota Batam), mendukung kemajuan daerah dan pemerintahan. Mari jadikan momentum penting ini, sebagai wasilah menggapai kemajuan bersama,” ungkap Ali Mazi dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Dia menjelaskan, saat ini masyarakat Sultra patut berbangga. Sebab, masyarakat etnis lokal Sultra yang terdiri dari lima suku besar yakni Buton, Muna, Tolaki, Mekongga dan Moronene, hampir ada di semua wilayah Nusantara. Bahkan mereka telah banyak berperan di berbagai kegiatan dan bidang pembangunan. Misalkan, seperti bidang pemerintahan, hukum, ekonomi, jasa dan lain sebagainya. Itu tersebar di semua tingkatan lokal, regional, nasional dan internasional.
“Kita punya potensi untuk mewujudkan kemajuan pemerintahan dan pembangunan yang mensejahterakan masyarakat bangsa dan negara tercinta,” jelasnya.
Tak lupa, dia menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur Kepulauan Riau, dan Walikota Batam bersama jajaran pemerintahan di kedua daerah itu. Sebab, mereka telah memberi ruang seluas-luasnya kepada masyarakat asal Sultra, untuk mengambil peran dan berpartisipasi dalam pembangunan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
“Semoga masyarakat Sultra dapat saling memotivasi untuk selalu menjaga kekompakan, dengan mengedepankan kepentingan bersama, dari pada kepentingan pribadi, suku, dan golongan atau kelompok,” pesannya.
Ali Mazi juga berharap, pengurus wilayah dan pengurus daerah, untuk menjadikan KKST Provinsi Kepri dan Kota Batam, sebagai wadah memperat ikatan tali silaturahmi dan rasa persaudaraan sesama rumpun masyarakat Sultra. Tanpa memandang perbedaan agama, suku, adat dan budaya serta bahasa, guna menggapai kemajuan bersama, dilandasi oleh pemikiran “Aku Bangga Menjadi Anak Sultra”. “Secara khusus, saya menitip pesan harapan kepada masyarakat Sultra, meskipun tinggal di luar daerah, harus senantiasa menjaga dan melestarikan budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Sulawesi Tenggara. Sebagai bagian dari kekayaan khasanah budaya Blbangsa Indonesia,” harapnya.
Sebagai informasi, dalam kegiatan ini turut hadir, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Ketua DPRD dan Anggota Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau, Walikota Batam, Muhammad Rudi, Wakil 1 DPRD Provinsi Riau Rizki Faisal, Anggota DPRD Kota Batam, Rahmad dan Arlon Veristo. Selanjutnya, Ketua Umum Pengurus Pusat KKST, diwakilli Ketua I Dr. Ali Abdullah, Ketua Pengurus Wilayah KKST Provinsi Kepulauan Riau Sabarudin, Ketua Pengurus Daerah KKST Kota Batam, La Jahidin, SH, Ketua Panitia, La Ode Musidin, Ketua Umum Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara, Drs. Syarifuddin Udu bersama Pengurus Pusat. (rah/kn)
.
“
.
“
“










































