Diduga Bunuh Suami Sendiri, Lalu Minum Racun

KENDARINEWS.COM — Pasangan suami istri (Pasutri) Isaje (55) dan Tandang (58) warga Desa Penanggootu Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) meninggal dunia. Keduanya meninggal setelah diduga istri korban telah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap suami pelaku hingga menyebabkan suaminya kelihangan nyawa, lalu ia minum racun.

Kapolres Koltim, Akbp Yudhi Palmi DJ membenarkan kejadian tersebut. Yudhi mengatakan, telah terjadi KDRT di Desa Penanggootu Kecamatan Lambandia, yang melakukan tindak pinda pembunuhan itu, diduga istri korban.

Tim Inapis Polres Koltim sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) kebun miliki Pasutri di Desa Penanggootu Kecamatan Lamabandia, kemarin

“Belum bisa kita ketahui soal korban dan pelaku MD dan informasi dari anak korban. Kedua orang tua nya tidak ada masalah, dan di tempat kejadian perkara (TKP) tidak ada saksi. Barang bukti yang ditemukan satu parang ditemukan di lokasi TKP korban dan satu lagi ditemukan di sekitar pelaku yang sudah tergeletak setelah minum racun, dan sebelum minum racun pelaku sempat menelpon anaknya untuk menlihat kondisi korban di Pondok kebun mereka yang jarak rumah anak korban ke lokasi TKP satu setengah jam. Makanya kedua Pasutri itu meninggal dunia” kata Kapolres Koltim, Kamis (25/5).

Sementara itu, Kapolsek Lambandia, Ipda Wayan Sumanik menjelaskan, kronologis kejadian yakni pada tanggal 23 Mei, sekira pukul 12.22 Wita, bertempat di dusun IV Mattiro Deceng Desa Penanggootu Kecamatan Lambandia diduga terjadi KDRT yang dilakukan oleh Isaje (55) terhadap suaminya sendiri Tandang (58) sampai meninggal dunia, kemudian dia minum racun dan meninggal dunia.

Wayan mengaku, istri korban sempat menelpon anaknya yang tinggalnya tidak jauh dari pemukiman mereka. Namun setelah anaknya ke kebun menemukan ayahnya tergeletak bersimpa darah, sementara istri korban ditemukan tidak jauh dari TKP.

“Istri korban diduga minum racun, sempat dilarikan ke Puskesmas tetapi tidak bisa tertolong maka istri korban meninggal dunia. Suaminya luka robek pada perut sebelah kanan, luka robek pada leher atau tenggorokan, robek pada dada, robek pada lutut kaki kiri. Kejadian ini masih sementara pendalaman dari pihak kepolisian,” kata Ipda Wayan Sumanik. (kus)

Tinggalkan Balasan