Sultra Tuan Rumah Bulan PRB Nasional 2023, BPBD Matangkan Persiapan

KENDARINEWS.COM- Ribuan tamu bakal mengunjungi Sultra pada Oktober 2023. Pasalnya Sultra menjadi tuan rumah bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional ke-XI tahun 2023. Sultra sebagai tuan rumah, sudah mulai mempersiapkan diri untuk menyukseskan agenda nasional itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra sebagai ujung tombak pelaksanaan event nasional itupun kini tengah mematangkan persiapan.

Pelaksana harian (Plh) Kepala BPBD Sultra, Andrian mengungkapkan, Surat Keputusan (SK) kepanitiaan masih menunggu tandatangan pimpinan. Sejauh ini pihaknya intens berkoordinasi di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dan 17 kepala daerah kabupaten/kota se-Sultra. “Terkhusus di 3 daerah yang akan menjadi lokasi pelaksanaan bulan PRB ini. Yakni, Kota Kendari, Kabupaten Konawe dan Konawe Utara (Konut),” ujarnya, akhir pekan kemarin.

Selain itu, BPBD Sultra terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bahkan, tim BNPB berkunjung di Sultra pada awal bulan Mei untu memastikan kesiapan Sultra sebagai tuan rumah. “Tim BNPB bertemu Gubernur Sultra Ali Mazi dan gubernur mendukung penuh pelaksanaan even nasional ini,” jelas Andrian.

Menurutnya, dukungan Gubernur Ali Mazi sangat luar biasa. Tak hanya dukungan sarana prasarana, gubernur juga mengalokasikan anggaran sekira Rp1,2 miliar. “Dari APBN juga sekira Rp1 miliar. Kita sharing anggaran APBD dan APBN,” terang Andrian.

Sekretaris BPBD Sultra itu menjelaskan pelaksanaan bulan PRB dipusatkan di kawasan eks MTQ Kendari. Dalam kegiatan itu, digelar pameran kebencanaan dan rumah tangguh bencana, serta simulasi bencana.

“Awalnya ada beberapa lokasi kegiatan seperti Jambore Relawan akan dilaksanakan di Toronipa, di Bokori dan Kebun Raya Kendari. Namun setelah tim dari BNPB mempertimbangkan aspek efektivitas, maka semua kegiatan itu dipusatkan di kawasan MTQ,” kata Andrian.

Beberapa kegiatan tetap dilaksanakan di beberapa daerah. Seperti penanaman pohon bakau di Kabupaten Konawe. Lalu, fieldtrip dilaksanakan di Kabupaten Konut.

BPBD Sultra, kata Andrian, menargetkan 5000-an peserta dari seluruh Indonesia
dalam kegiatan bulan PRB nasional. “Untuk akomodasi dan penginapan sedang kita maksimalkan. Sebenarnya, Sultra ini sudah sering mengadakan kegiatan nasional, jadi soal penginapan sudah tidak ada masalah,” tuturnya.

Persiapan lain yang tengah dimatangkan adalah pembenahan destinasi wisata di Sultra. “Seperti objek wisata pantai Bokori, Toronipa, Nambo, dan wisata religi di Masjid Al-Alam. Intinya semua spot wisata yang bisa dikunjungi oleh tamu nanti dibenahi,” kata Andrian.

Dia dukungan semua pentahelix, baik pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat, dan media massa demi suksesnya agenda nasional itu. “Karena kegiatan bulan PRB mulai berlangsung 11 sampai 14 Oktober 2023. Sebelum acara puncak, digelar seminar terkait kebencanaan di Universitas Halu Oleo, ” pungkas Andrian. (kam/kn)

Tinggalkan Balasan