5 Negara Tujuan ‘Pahlawan Devisa’ Asal Sultra

KENDARINEWS.COM–Badan Pelindung Pekerja Migran Indonesia (BP2M) Sultra merinci 5 besar negera tujuan pekerja Asal Sultra tahun 2022. Kelima negara yakni Hongkong, Japan, Taiwan, Saudi Arabia dan Papua New Guinea.

Memaksimalkan kinerja dan target pengawalan pekerja migran itu, BP2MI Sultra mengunjungi Kendari Pos, dan diterima Wakil Direktur Kendari Pos Awal Nurjadin.

Kepala BP2MI Sultra La Ode Askar mengatakan bahwa tugas dan fungsi BP2MI yakni mengawal PMI dari sebelum bekerja, saat bekerja dan setelah bekerja

“Setiap pekerja migran Indonesia berhak mendapatkan pelindungan sejak sebelum keberangkatan ke luar negeri, pada saat bekerja di luar negeri, dan setelah kembali ke Indonesia. Pelindungan yang diberikan meliputi pelindungan dari sisi hukum, ekonomi, dan sosial”, ungkapnya saat berkunjung ke Graha Pena Kendari, Senin (13/2)

Katanya, meskipun risiko dan pengalaman pilu tak luput membayangi para PMI, namun hal ini tak mengurangi animo masyarakat untuk mendapatkan nafkah di negeri orang. Sebelumnya, diketahui bahwa beberapan PMI sempat mendapat perlakuan yang tidak sewajarnya. Namun kondisi tersebut dapat di selesaikan oleh pemerintah.

Untuk itu calon PMI juga harus memenuhi syarat dan administrasi yang lengkap untuk meminimalisir eksploitasi dan tindakan yang merugikan.

“Kami mengharapkan peran aktif pemerintah daerah dalam menyiapkan skill dan kompetensi bagi warganya yang ingin bekerja ke luar negeri melalui penyelenggaraan pelatihan baik bahasa maupun skill”, katanya.

Askar mengurai jika tahun 2022, daerah yang paling banyak pekerja migrannya adalah Kota Kendari sebanyak 67 orang disusul Konsel 17 orang, Kolaka 9 dan Bombana 6 orang.

Sementara, Wakil Direktur Kendari Pos, Awal Nurjadin mengapresiasi kunjungan tersebut, dan mendukung upaya BP2MI untuk melakukan sosialisasi termasuk pencegahan serta meminimalisir ekploitasi berlebihan kepada pahlawan devisa kita. (ani)

Tinggalkan Balasan