oleh

DLH Sultra Usulkan Pembangunan Bank Sampah Sekolah

KENDARINEWS.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengusulkan pembangunan bank sampah di setiap sekolah di Kabupaten Muna. Alasannya, Muna disebut-sebut sebagai daerah darurat sampah. Plh Kepala DLH Sultra, La Oba meminta setiap sekolah untuk membuat bank sampah cabang di setiap sekolah di Muna. Hal ini agar memudahkan pihak DLH Muna untuk mengangkut sampah yang sudah tertampung. “Pembangunan bank sampah sekolah merupakan cara yang dapat digunakan masyarakat untuk mengelola sampah di Muna,” ujar La Oba, kemarin saat dimintai keterangan via telepon.

Di Muna pihaknya sudah membangunkan bank sampah induk yang berada di Desa Motewe. Sehingga bank sampah sekolah ini masuk kategori bank sampah cabang. “Sekolah silakan melapor ke petugas DLH agar sampahnya diangkut dan dibawa ke bank sampah induk. Selain itu, kami juga akan terus memberi edukasi kepada guru dan siswa tentang bagaimana cara mengelola sampah secara mandiri. Setiap siswa diberi tanggung jawab untuk mengumpul satu sampah plastik dan menyimpannya ke tempat yang disediakan, kemudian akan diserahkan ke pihak DLH,” paparnya.

Menurutnya, kinerja DLH Muna saat ini telah memaksimalkan pengelolaan sampah sehingga mulai teratasi. Sebelumnya Muna berstatus darurat sampah, sekarang sudah mengarah kepada hal-hal yang cukup maksimal. Sementara itu, Kepala DLH Muna, LM. Yakub mengaku berupaya maksimal untuk memberantas sampah di Muna. Dia juga berharap agar masyarakat mau bekerjasama untuk menuju Muna yang bebas sampah. “Kita sangat mengefektifkan waktu yang ada, jadi kita mengangkut sampah itu bukan hanya satu kali sehari, melainkan tiga kali dalam sehari. Saya berharap, kesadaran masyarakat tentang kebersihan dapat dimaksimalkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, DLH Sultra telah memberikan bantuan tong sampah pada setiap sekolah di Muna. Setiap sekolah mendapat satu tong sampah dari total 20 unit yang disediakan. (deh/b)

Komentar

Tinggalkan Balasan