oleh

Survei LSI Denny JA : KIB Lebih Unggul di Pemilih Moderat

KENDARINEWS.COM — Survei nasional terbaru LSI Denny JA menyebutkan, poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) lebih unggul di segmen pemilih yang moderat. Poros PDIP lebih unggul di segmen pemilih yang puas dengan kinerja Jokowi.

Sementara itu, poros Gerindra plus PKB lebih unggul di segmen pemilih yang kurang puas dengan kinerja Jokowi. Karena, hampir mustahil PDIP bertarung dalam pilpres 2024-2029 sendirian, tanpa mengandeng partai lain, walaupun sudah memenuhi syarat pencalonan minimal 20 persen.

Namun, lanjut Adrian Sopa, hampir mustahil PDIP menggandeng PKS karena alasan ideologis. Mustahil juga PDIP menggandeng Demokrat karena riwayat hubungan Megawati- SBY. “Apalagi dalam perkembangan terakhir, kecil pula kemungkinan bagi PDIP menggandeng Nasdem karena irama politik Megawati dan Surya Paloh tak sejalan,” ujarnya, kemarin.

Adrian juga menuturkan, dalam bulan-bulan terakhir masa pendaftaran, di bulan September 2023, sangat mungkin PDIP mengajak Gerindra, atau PKB atau KIB untuk menyatukan kekuatan.

Sementara KIB sendiri sangat mungkin menambah kekuatan. Hanya tiga partai saja bagi KIB sangatlah riskan. Karena jika satu partai mengundurkan diri, itu akan membuat KIB tak lagi memenuhi syarat pencalonan capres-cawapres 20 persen.

“Bagi KIB, satu partai yang mungkin diajak adalah PKS atau Demokrat. Ini disebabkan karena PKS dan Demokrat tak memiliki bargaining kuat untuk meminta calon presiden. Puan Maharani sebagai tokoh utama poros PDIP dan Airlangga Hartarto sebagai tokoh utama KIB sudah aman memiliki tiket untuk calon wakil presiden 2024-2029 bagi calon presiden yang kuat,” ujarnya.

Namun tidak menutup kemungkinan Puan Maharani dan Airlangga Hartarto menjadi capres 2024-2029 yang kuat, seperti hal nya Prabowo Subianto, jika mereka mampu menaikan elektabilitasnya hingga masa pendaftaran di bulan September 2023.

Survei nasional LSI Denny JA menggunakan 1200 responden di 34 Provinsi di Indonesia. Wawancara dilaksanakan secara tatap muka (face to face interview). Margin of error (Moe) survei ini adalah sebesar +/- 2.9 persen. “Riset kualitatif dilakukan dengan analis media, Focus Group Discussion (FGD), dan indepth interview,” jelasnya. (jpg)

Komentar

Tinggalkan Balasan