Sultra Diprediksi Dilanda Cuaca Ekstrem

KENDARINEWS.COM — Masyarakat diminta waspada. Cuaca ekstrem diprediksi melanda Sultra 26 Juli hingga 30 Juli mendatang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan disertai angin kencang dan tinggi gelombang periode 26 hingga 30 Juli.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Klas II Kendari, Sugeng Widarko, mengatakan, kondisi cuaca ekstrem tersebut dipicu peningkatan aktivitas dinamika atmosfer, seperti aktifnya gelombang equatorial type Low di Sultra. Selain itu, massa udara basah, lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah Sultra sampai lapisan 700 mb mencapai 70 – 90 persen, ndex labilitas ringan sampai sedang.

Juga dipengaruhi pola konvektif skala lokal di wilayah Sultra, beserta hangatnya suhu muka laut. Terutama, perairan Baubau, Wakatobi, Manui-Kendari dan laut Banda. Sehingga menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan cukup tinggi.

Berdasarkan pantauan pergerakan angin atau streamlinenya terpantau pergerakan angin dari timur hingga selatan memasuki laut Banda timur Sulawesi, perairan Wakatobi, Baubau dan Manui Kendari dengan kecepatan angin >20 knots.

“Berdasarkan kondisi tersebut, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang akan melanda Sultra selama sepekan. Berpotensi terjadi di Kendari, Konkep, Konsel, Konut, Muna Barat, Butur, Koltim, Kolut, Konawe, Kolaka dan Muna,” katanya, saat ditemui, kemarin.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada potensi cuaca ekstreme. Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

“Harap diperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran. Masyarakat agar tetap memperbarui informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik,” pungkasnya. (m4/b)

Prakiraan Cuaca Ekstrem

-Hujan selama 26 hingga 30 Juli
-Dipicu peningkatan aktivitas dinamika atmosfer dan hangatnya suhu muka air laut
-Potensi angin kencang diatas 20 knot

Tinggi gelombang laut mencapai 1.25– 2.5 meter

*26 Juli 2022 di wilayah laut Banda timur Sultra bagian utara, timur, barat dan selatan
-Perairan selatan Wakatobi bagian barat dan timur
-Perairan utara Wakatobi bagian barat dan timur
-Perairan Baubau bagian utara dan selatan
-Perairan Manui Kendari bagian barat dan timur.

*27 hingga 29 Juli 2022 di perairan Baubau bagian utara dan selatan
-Perairan Manui Kendari bagian barat.

*30 Juli 2022
-Laut Banda timur Sultra bagian utara, timur, barat dan selatan

  • Perairan Selatan Wakatobi bagian barat dan timur
    -Perairan utara Wakatobi bagian barat dan timur
    -Perairan Baubau bagian utara dan selatan
  • Perairan Manui Kendari bagian barat dan timur

-Tinggi Gelombang 2.5 – 4.0 meter
*27 hingga 29 Juli
-Laut Banda Timur Sultra bagian utara, timur, barat dan selatan

  • Perairan selatan Wakatobi bagian barat dan timur
    -Perairan utara Wakatobi bagian barat dan timur
    -Perairan Manui Kendari bagian timur

Tinggalkan Balasan