Di tempat yang sama, Sitya Giona Nur Alam menuturkan kesiapannya tampil di pentas Pilwali Kota Kendari 2024. Kursi calon Wali Kota Kendari menjadi incarannya. Sama halnya dengan Radhan, Sitya Giona juga kini sibuk konsolidasi dan sosialisasi di tingkat bawah, kelurahan hingga kecamatan yang ada di Kota Kendari.
“Kita tengah mengakar rumput dan turun kebawah menguatkan kaki-kaki. Sedangkan, untuk persiapan secara pribadi saya lebih banyak belajar lagi tentang Kota Kendari. Seperti yang kita ketahui Kota Kendari adalah ikon dari Provinsi Sultra,” ujarnya.
Ketua DPW Garnita Malahayati NasDem Sultra yang karib disapa Giona itu menjelaskan alasannya tampil di perhelatan Pilwali 2024. Giona mengaku memiliki cita-cita besar sebagaimana yang telah dilakukan mantan Gubernur Sultra, Nur Alam.
“Saya ingin melanjutkan apa yang sudah papa (Nur Alam,red) saya torehkan di Sultra, khususnya Kota Kendari, seperti membangun Masjid Al-Alam, jembatan Teluk Kendari (jembatan Bahteramas), Rumah Sakit Bahteramas dan Pelabuhan Bungkutoko. Sehingga saya bercita-cita meneruskan apa yang telah beliau torehkan di Kota Kendari selama menjabat. Saya ingin Kota Kendari jauh lebih berkembang lagi dari sekarang ini,” pungkas Giona.
Sementara itu, Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin mengapresiasi niat baik dan semangat kedua anak mantan Gubernur Sultra Nur Alam tersebut untuk terjun di dunia politik. Tampilnya kedua putra dan putri Nur Alam itu representasi kaum milenial di panggung politik di Sultra.
“Ini adalah pilihan langkah yang bagus bagi Radhan dan Giona. Sebab, ini menunjukkan kualitas diri sebagai pemuda yang hebat dan generasi penerus masa depan bangsa,” ujar Direktur Irwan Zainuddin.(KN)










































