oleh

OJK Kembali Blokir 3.989 Aplikasi Pinjol

KENDARINEWS.COM–Perkembangan teknologi di bidang jasa keuangan harus disikapi dengan bijak dan hati-hati. Saat ini, marak penawaran pinjaman online (Pinjol) ilegal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tahun ini sudah memblokir sebanyak 3.989 aplikasi pinjol tak berizin.

Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sultra, Maulana Yusup mengungkapkan menjamurnya aplikasi pinjol ilegal di tanah air lantaran kemudahan pelaku dalam mengakses layanan pembuatan aplikasi. Oleh karena itu, pihaknya tak henti-hentinya mengimbau masyarakat agar lebih cerdas dan bijak dalam mengakses aplikasi pinjol.

“Pilih yang sudah berizin OJK. Caranya bisa dilihat diwebsite www.ojk.go.id atau ditanyakan langsung melalui kontak 157,” kata Maulana, usai Bincang Literasi Keuagan OJK bersama Insan Media di Learning Center OJK Sultra, kemarin.

Merebaknya aplikasi pinjol lanjutnya, tak lepas dari tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan pinjol. Kondisi itu diperburuk dengan ketidaktahuan masyarakat terhadap layanan aplikasi yang diakses. “Hanya karena diiming-iming bunga ringan dan lain sebagainua lantas masyarakat langsung tergiur dan mengakses layanan tersebut,” ungkap Maulana.

Maulana berpesan kepada masyarakat yang sudah terlanjur terjebak dalam pinjol ilegal dapat melaporkan ke Satgas Waspada Investasi (SWI) atau melalui email waspadainvestasi.ojk.go.id dan untuk penanganan dapat melalui Kepolisian.

Untuk memaksimalkan proses penanganan pengaduan konsumen, pihaknya sendiri telah mengembangkan Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) melalui website https://kontak157.ojk.go.id yang bertujuan untuk memberikan akses pengaduan secara terintegrasi yang dapat diakses oleh OJK, Industri Keuangan, dan Konsumen.

“Melalui aplikasi ini, kami mendorong agar penanganan pengaduan dan sengketa konsumen dapat diselesaikan oleh Lembaga Jasa Keuangan melalui sarana penanganan secara internal atau melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen OJK,” pungkasnya. (KN)

Komentar

Tinggalkan Balasan