oleh

Menteri Parawisata Apresiasi Desa Wisata Limbo Wolio

KENDARINEWS.COM– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, melakukan kunjungan kerja perdananya di Kota Baubau, Rabu (8/6). Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu hanya berada di daerah eks Kesultanan Buton selama kurang lebih dua jam.

Meski singkat, ia menjalani semua rangkaian kegiatan sesuai rundown acara. Usai tiba di Bandara Betoambari, ia langsung menuju di rumah adat Kesultanan Buton di Kamali Kara. Di sana Sandiaga memberi presentasi beberapa menit, lalu berlanjut dengan suguhan permainan tradisional lojo.

Rombongan menteri kemudian bergerak menuju Keraton Wolio. Agendanya, ziarah makam Sultan Murhum dan bersepeda. Kegiatan intinya adalah memantau langsung Desa Wisata Limbo Wolio di Kelurahan Melai, Kompleks Keraton.

Sandiaga juga langsung menandatangani plakat penetapan Limbo Wolio sebagai 50 besar Desa Wisata Terbaik Indonesia. Dalam arahan singkatnya, Sandiaga Uno mengapresiasi antusiasme masyarakat menyambut raihan Limbo Wolio yang masuk dalam 50 besar nasional. Bahkan Ia menyebut baru kali ini kunjungannya ke desa wisata disambut seantusias di Limbo Wolio. Sepanjang jalan di lintasan mengayuh sepeda, Ia disapa warga, lingkungannya juga sangat bersih dan terawat. “Saya sudah jalan-jalan di berbagai tempat, di sinilah yang paling antusias, saya sangat menikmatinya. Ada masyarakat yang ramah, ada warisan sejarah benteng terluas dunia juga,” katanya mengawali.

Soal Desa Wisata Limbo Wolio, Sandiaga menilai sangat layak masuk 50 besar. Limbo Wolio berhasil keluar dari 3.500 desa yang mengikuti lomba itu. 46 indikator telah dipenuhi. Kini, tim penilai sudah datang bersama menteri dan akan melanjutkan penilaian ke tahap berikutnya. “Ini harus dipertahankan, dijaga dan ditingkatkan lagi. Terutama kawasan bentengnya, Borobudur contohnya, itu konstruksinya mulai aus. Kalau bisa keraton ini ada konservasinya juga, tapi katanya Pak Lurah tadi, sudah diusulkan,” lanjut Sandiaga.

Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Moniase, mengaku bangga salah satu bagian dari otoritanya masuk dalam 50 besar penilaian nasional. Dia menegaskan komitmen Pemerintah Daerah cukup tunggu untik mendukung wilayah sesuai potensinya. “Kami bangga, Mas Menteri bisa berkunjung ke sini. Insya Allah kami akan terus melakukan pengembangan demi kemajuan daerah ke depan,” janji Monianse. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan