Siap Berkontribusi Maksimal, IDI Baubau Segera Dikukuhkan

KENDARINEWS. COM— Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Baubau akan menggelar rangkaian kegiatan penting berupa pelantikan pengurus periode 2025–2028, pengesahan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), serta rapat kerja dan workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD), Minggu (12/4/2026), di Gedung Arasala, Kota Baubau.

Agenda ini menjadi langkah awal memperkuat soliditas organisasi profesi kedokteran di daerah dalam menghadapi tantangan sektor kesehatan yang kian dinamis. IDI Baubau menegaskan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme, etika, dan mutu pelayanan medis bagi masyarakat.

Pelantikan pengurus baru diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang adaptif dan responsif terhadap berbagai isu kesehatan daerah, mulai dari peningkatan kapasitas tenaga medis, penguatan sistem rujukan, hingga edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rapat kerja akan difokuskan pada penyusunan program prioritas yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat lokal. Forum ini juga menjadi wadah mempererat koordinasi internal sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan para pemangku kepentingan.

Tak hanya itu, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, IDI Baubau juga membuka workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk umum. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menangani kondisi darurat seperti henti jantung, sehingga penanganan awal dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Ketua IDI Kota Baubau, dr. Hasrida Hamid, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran organisasi, tidak hanya secara internal tetapi juga dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“IDI harus mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah. Program yang disusun harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, IDI Kota Baubau diharapkan semakin memperkokoh posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem kesehatan yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap profesi dokter.(Mel)

Tinggalkan Balasan