KENDARINEWS.COM— Proses Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Baubau memasuki tahapan krusial. Sebanyak 18 peserta bersaing ketat memperebutkan tiga kursi strategis kepemimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melalui tahapan penulisan makalah yang digelar di Aula Tut Wuri Handayani Dinas Pendidikan Kota Baubau, Senin (19/5/2026).
Tiga posisi utama yang diperebutkan adalah Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Tahapan ini menjadi pintu awal bagi para peserta untuk memaparkan gagasan, visi, dan kemampuan strategis mereka secara tertulis.
Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Panitia Seleksi (Pansel), La Ode Darus Salam, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa tahapan ini dirancang khusus untuk menguji kompetensi ideologi dan manajerial setiap peserta. Panitia telah menyiapkan empat tema berbeda yang disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD. Peserta diberi kebebasan memilih satu tema, lalu mengerucutkannya menjadi judul makalah yang selaras dengan visi dan misi pembangunan Kota Baubau.
“Kami berikan waktu 120 menit atau dua jam bagi peserta untuk menuangkan seluruh ide inovatif, gagasan, hingga pemikiran strategis ke dalam bentuk tulisan ilmiah. Ini cara kami melihat kedalaman wawasan dan cara berpikir calon pemimpin OPD,” ungkap La Ode Darus Salam.
Proses seleksi tahun ini dipastikan berjalan cepat dan padat. Usai menyelesaikan penulisan makalah, rangkaian kegiatan langsung berlanjut ke tahap presentasi dan wawancara akhir. Sesuai jadwal, tahapan penentuan ini diagendakan berlangsung mulai siang ini hingga Selasa (20/5) besok, bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Wali Kota Baubau.
La Ode Darus Salam berharap, serangkaian proses seleksi yang ketat dan transparan ini mampu menyaring serta melahirkan pemimpin terbaik. Sosok yang terpilih nantinya diharapkan kompeten, visioner, dan memiliki kemampuan profesional dalam menjawab serta mengatasi tantangan pembangunan yang dihadapi Kota Baubau di masa mendatang.










































