oleh

Konut Sigap, Sambut Kunjungan Wapres RI

KENDARINEWS.COM–Nama Kabupaten Konawe Utara terus menasional. Terbaru Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin diagendakan menjejak Bumi Konawe Utara (Konut), Kamis (19/5), besok. Kedatangan Wapres Ma’ruf Amin untuk meletakan batu pertama pembangunan kawasan industri smelter di Kecamatan Motui

Sekda Konut, H.M Kasim Pagala bersama Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Andi Muhammad, Danrem 143 Kendari Brigjen Yufti Senjaya, Kapolres Konut memastikan kesiapan dan keamanan objek kunjungan R1-2, kemarin. Semua lokasi kunjungan disterilkan.

“Kami bersama Pangdam Hasanuddin mengecek lapangan. Untuk pendaratan helikopter, sudah dilakukan gladi di lapangan Wawoluri Kecamatan Motui. Kami juga meninjau lokasi kegiatan pencanangan, di sana juga sementara pembenahan. Tiba pada hari pelaksanaanya semua sudah steril,”ujar H.M. Kasim Pagala kepada Kendari Pos disela-sela peninjauan lokasi kunjungan Wapres, Selasa (17/5), kemarin.

Mantan Kepala Dinas PPKB Konut itu menambahkan rapat koordinasi juga telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sultra yang dipimpin Gubernur Sultra, Ali Mazi bersama Pangdam dan tim Paspampres.

“Karena sebelumnya juga, Bupati Ruksamin bersama Paspampres sudah mengunjungi lokasi kegiatan, melihat secara langsung semua persiapan yang ada. Termasuk mekanisme dan teknis yang akan dilakukan Kamis besok,” ungkap Sekda Kasim Pagala.

Hasil koordinasi dengan Paspampres dinyatakan semua persyaratan teknis telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Terkait kunjungan Wapres di Konut, kemungkinan besar mengggunakan jalur udara dari Kota Kendari menuju Konut.

“Sudah dilakukan gladi dengan menggunakan tiga helikopter. In sya Allah, saya dapat katakan 90 persen menggunakan jalur udara dengan menggunakan helikopter,” tambah Sekda Kasim Pagala.

Untuk diketahui kehadiran Wapres RI, Ma’ruf Amin di Bumi Oheo dalam rangka peletakan batu pertama kawasan industri Motui di Kecamatan Motui. Rencana lokasi pencanangan kawasan industri seluas 4.766 hektare dan yang telah dibebaskan oleh pihak perusahaan seluas 375 hektare. Setelah pencanangan selesai selebihnya akan dituntaskan pembebasan lahannya. (min/kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan