DLHK Kendari Minta Warga Disiplin Buang Sampah

KENDARINEWS.COM — Kesadaran buang sampah warga Kota Kendari masih rendah. Masih banyak warga membuang sampah sembarangan. Sehingga, memicu kekumuhan dan mengganggu keindahan kota.

Situasi ini sangat disesalkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kendari. Padahal, persoalan penanganan sampah menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Hal itu tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) No. 4 tahun 2015 terkait pengelolaan sampah Kota Kendari.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kendari, Adi Jaya Purnama mengungkapkan, peraturan tentang sampah sudah diatur pemerintah.

“Regulasinya sudah jelas. Bahwa setiap orang yang melanggar pasal 16, dipidana dengan kurungan paling lama 6 bulan dan denda paling banyak Rp50 juta. Namun sampai sekarang, masih banyak warga yang membuang sampah sembarang. Tidak hanya itu, warga juga membuang sampah tidak sesuai jam yang telah ditentukan. Yakni pukul 17.00 WITA sampai pukul 05.00 WITA,” beber Adi Jaya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/3).

Dia menambahkan, pemasok sampah terbesar saat ini di Kota Kendari, berasal dari sampah rumah tangga. Total sampah yang dihasilkan setiap orang sebanyak 0,9 kg per harinya. Dengan persentase kesadaran membuang sampah pada tempatnya sebesar 50 persen saja.

“Ini tantangan kami. Supaya lebih masif dan maksimal melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Supaya patuh buang sampah pada tempatnya dan sesuai aturan yang ditentukan,” jelasnya.

Sejauh ini, tak hanya memberi edukasi, DLHK juga melakukan sosialisasi pada warga terkait pola penanganan sampah yang bisa didaur ulang. Dengan mengadakan lomba mendaur ulang sampah sehingga kembali menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal ini berdasarkan instruksi Wali Kota Kendari agar DLHK terus mengingatkan warga supaya tertib membuang sampah.

“Tidak semua sampah bernilai rendah. Ada jenis sampah tertentu bisa bernilai ekonomis jika di daur ulang,” imbuhnya. (b/m1)

Tinggalkan Balasan