oleh

OJK Blokir 3.784 Aplikasi Pinjol Ilegal

KENDARINEWS.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memanfaatkan layanan aplikasi fintecht lending (pinjaman online/pinjol). Pasalnya, kini aplikasi pinjol tak berizin marak dimedia sosial. OJK mencatat sudah menutup sebanyak 3.784 aplikasi layanan tak berizin itu.

Kepala OJK Sultra, Arjaya Dwi Raya mengungkapkan maraknya aplikasi pinjol ilegal dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, yang mana masyarakat semakin mudah dalam berinovasi menghadirkan layanan pinjaman online meskipun tak berizin.

“Perkembangan teknologi dibidang jasa keuangan harus disikapi dengan bijak dan hati-hati. Karena saat ini marak penawaran pinjaman online dan investasi illegal yang dilakukan secara digital,” ungkap Arjaya.

Kepala OJK Sultra, Arjaya Dwi Raya

Dalam proses pemblokiran aplikasi ini, pihaknya berkolaborasi dengan Satgas Waspada Investasi (SWI) untuk melindung masyarakat dari intaian pinjol ilegal.

“Kami terus mendorong penegakan hukum kepada para pelaku pinjaman online illegal dengan terus menerus melakukan pemblokiran situs dan aplikasi agar masyarakat tidak ada yang mengakses tersebut,” ungkapnya.

Arjaya menyarankan masyarakat agar melakukan pinjaman online pada perusahaan yang telah terdaftar dan berizin OJK. Untuk informasi tersebut dapat dilihat melalui website www.ojk.go.id atau di tanyakan langsung melalui kontak 157. (b/ags)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed