Disperindag Baubau Tunda Pasar Murah, Warga Kecewa

KENDARINEWS.COM – Sejak pukul 06.30 Wita, Selasa (15/3), halaman kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Baubau sudah dipadati warga. Niat hati menyambut pasar murah yang diagendakan pemerintah, ratusan warga itu justru pulang dengan tangan hampa. Warga sempat menaruh harap saat sebuah truk tertutup terpal biru terparkir di depan kantor Disperindag, sebab di benak mereka itulah Sembako yang akan dijual di pasar murah. Namun, harapan itu pupus setelah sejumlah pegawai keluar bertemu warga dan menyampaikan tak ada kegiatan pasar murah. Warga tetap bersabar hingga pukul 11.00 dan akhirnya bubar dengan rasa kecewa.

Kegiatan pasar murah yang diagendakan Pemkot di kantor Disperindag Baubau, batal dilaksanakan. Sejumlah warga pulang dengan tangan hampa dan kecewa.

“Kasihan, kami ini mau beli minyak, bukan mau minta gratis, kenapa seperti dipermainkan kami ini masyarakat kecil. Jelas-jelas sudah diumumkan, pasar murah itu tanggal 15 dan 16 Maret. Sekarang tidak ada, kami sudah datang di sini malah tidak jelas lagi, jangan-jangan itu minyak sudah diborong lagi,” keluh seorang warga dengan nada tinggi. Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Disperdagin Baubau, Nasir, mengakui jika pihaknya memang mengagendakan pasar murah. Rencana sebelumnya 15 Maret, namun stok yang disiapkan dianggap belum cukup untuk melayani ramainya warga. Sehingga diputuskan untuk ditunda.

“Ini baru rencana. Makanya kami kaget, pagi-pagi kantor sudah diserbu warga. Ternyata mereka salah informasi. Kalaupun ada pasar murah, pasti kita akan umumkan secara resmi dan akan pasang tenda di sini,” katanya di hadapan warga. Nasir pun belum memberi kepastian sampai kapan penundaan itu dilakukan. Namun begitu, jika pasar murah digelar tetap diumumkan ke warga dan akan menggunakan kupon belanja. “Sekarang ini stok kita belum cukup,” ujarnya.

Berbeda dengan pengantre di depan kantor Disperindag yang pulang dengan tangan hampa, warga Kelurahan Nganganaumala, Kecamatan Wolio justru bisa mendapat minyak gratis dan tanpa mengantre. Ada program vaksin yang diinisiasi Polsek Wolio bersama Pemerintah Kelurahan. Setiap warga yang ikut vaksin mendapat minyak kemasan 800 mililiter. Kapolsek Wolio, Iptu Narton, menyebut, jika angka keikutsertaan vaksinasi warga di wilayah hukumnya masih rendah. Karena itu pihaknya menggelar vaksinasi berhadiah minyak goreng untuk menambah motivasi warga.

“Perlu kami tegaskan kalau minyak ini kami tidak beli sesuai HET karena itu untuk masyarakat, kami belinya juga dengan harga saat ini, total 170 bungkus. Ini supaya warga dapat sehatnya, dapat minyak juga,” katanya. (b/mel/lyn)

Tinggalkan Balasan