Bendung Ulumowewe Segera Dibenahi

KENDARINEWS.COM — Kerusakan Bendung Ulumowewe di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), membuat petani di wilayah itu, belum bisa bercocok tanam. Infrastruktur pengairan tersebut mengalami kerusakan pasca dilanda bencana alam, beberapa waktu lalu.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Koltim, Jun Rachmat mengatakan, penanganan bendung tersebut akan segera dilakukan. Saat ini sebanyak 400 unit kawat bronjong telah tiba di Desa Ulumowewe, Kecamatan Mowewe untuk membenahi kerusakan. “Segera akan dilakukan pemasangan bronjong agar masyarakat cepat bersawah. Alhamdulillah ada bantuan 400 kawat bronjong dari Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk penanganan awal. Masih tersisa 300 kawat lagi yang dibutuhkan agar bisa menahan air,” kata Jun, Selasa (15/3).

Jun Rachmat

Ia mengaku penanganan perbaikan Bendung Ulumowewe itu sudah mulai diupayakan sejak Musrembang lalu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah menyiapkan dana tanggap darurat Rp 850 juta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun ini. “Semoga masalah sedimentasi dan pembalakan liar yang merajalela di Ulumowewe dapat dikendalikan, sehingga tidak menyebabkan bencana dan kerusakan pada bendung. Juga mudah-mudahan bantuan dari BWS secepatnya datang, agar kita bisa mengusulkan lagi. Kami terus mengupayakan para petani bi sa secepatnya bersawah,” tandas Jun Rachmat. (c/kus)

Tinggalkan Balasan