oleh

Minimalisir Risiko, Pemkab Konawe Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

-Konawe-90 Dilihat

KENDARINEWS.COM — Kondisi alam di wilayah Konawe dipandang kurang kondusif, sesuai prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Beberapa kecamatan di wilayah itu kerap dilanda hujan sedang hingga lebat. Termasuk, disertai angin kencang sehingga dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Mengantisipasi terjadinya musibah yang sewaktu-waktu dapat terjadi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe menggelar apel kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, Selasa (15/3).

Apel kesiapsiagaan yang dipimpin langsung Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa itu, diikuti Pasukan Reaksi Cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNl/Polri, serta stakeholder kebencanaan terkait lainnya.

Pemkab Konawe menggelar apel kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam yang dipimpin langsung Bupati, Kery Saiful Konggoasa, kemarin, diikuti Pasukan Reaksi Cepat dari BPBD TNl/Polri, serta stakeholder lainnya.

Kery Saiful Konggoasa mengatakan, apel kesiapsiagaan bencana digelar untuk menyinergikan seluruh stakeholder dalam menghadapi bencana, sekaligus melakukan upaya mitigasi. Dengan demikian lewat apel gelar pasukan yang dilaksanakan secara terpadu itu, ketangguhan dalam menghadapi bencana alam dapat terwujud. Sehingga, dapat memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat dalam situasi genting sekalipun. “BPBD beserta instansi lainnya harus terus melakukan mitigasi bencana dengan melakukan sosialisasi dan pencegahan bersama. Inilah pentingnya dibangun rasa kebersamaan semua pihak-pihak terkait sehingga dapat mengurangi risiko bencana,” ujar Politikus PAN Sultra itu, Selasa (15/3), didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekab), Ferdinand Sapan, Wakapolres, Kompol Djamaluddin, serta Kepala Pelaksana BPBD Konawe, Herianto Pagala.

Kery Saiful Konggoasa menuturkan, paradigma penanggulangan bencana alam saat ini telah berubah. Bukan lagi menjadi tanggung jawab satu sektor saja, melainkan multi sektoral. Seluruh elemen masyarakat umum dan jajaran pemerintahan, lanjutnya, juga perlu mengubah perspektif penanggulangan bencana dari yang sifatnya responsif menjadi pencegahan atau preventif.

Bupati dua periode itu menyebut, perlu upaya-upaya besar untuk mengurangi risiko bencana. Baik dalam bentuk kebijakan, aksi, maupun perubahan perilaku. “Saya minta apel kesiapsiagaan ini jangan dianggap seremonial saja. Disaat kita sudah apel siaga, jadi seolah-olah sudah ada kejadian (bencana). Harus kita cepat tanggap sehingga tidak kelabakan kalau terjadi musibah banjir dan sebagainya. Saya juga akan pastikan fasilitas pendukung penanganan bencana di Konawe bisa tersedia. Terutama, honor personel yang bertugas dilapangan,” pungkas Kery Saiful Konggoasa. (b/adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed