Monianse Cari Pejabat Berintegritas


KENDARINEWS.COM — Saat ini, kandidat tiga besar hasil seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, sudah di tangan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dari lembaga independen itu, dokumen peraih nilai terbaik akan diserahkan kepada wali kota Baubau untuk diputuskan satu nama terbaik. Menanggapi hasil akhir seleksi itu, Plt. Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, mengaku memang masih menunggu hasil telaah KASN atas mereka yang lolos seleksi dari Pansel. Meski belum memilih, Monianse menegaskan jika keputusannya tidak akan merujuk pada perolehan nilai setiap calon. Sebab baginya, kapasitas dan kemampuan peraih nomor urut satu hingga tiga sudah sama, layak menjadi pimpinan Organisasi perangkat Daerah (OPD).

“Saya tidak akan melihat siapa tertinggi. Bagi saya ketiganya sudah layak,” tegasnya, kemarin. Sosok yang diinginkan Monianse, hanya satu, yakni mereka yang berintegritas. “Saya cari yang berintegritas, jujur dan punya kemauan besar untuk mengabdi pada masyarakat serta daerah. Itu kuncinya,” tegas Baubau-1 tersebut. Oa pun mengaku, semua yang mengikuti seleksi sudah dikenalnya dengan baik. Sehingga kemampuan mereka dapat terukur. “Tunggu saja, intinya itu tadi, saya pilih yang berintegritas,” ulangnya, menegaskan.

Plt. Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse (atas) saat memimpin upacara di lingkup pemerintahannya. Saat ini ia mengaku masih menunggu hasil telaah KASN atas sejumlah calon pejabat yang lolos seleksi.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Baubau, Abdul Rahman, mengatakan, saat ini pihaknya sudah menyerahkan dokumen hasil asesmen ke Komisi ASN. 24 nama yang membidik delapan kursi eselon tinggal menunggu hasil evaluasi KASN itu.
“Sementara, rekomendasi KASN. Setelah itu baru ke wali kota,” katanya.

Abdul Rahman menambahkan, pelantikan baru akan diagendakan setalah Plt. Wali Kota Ahmad Monianse memilih satu dari tiga nama yang disodorkan pansel. “Kalau sudah Pak Wali memilih, baru bicara pelantikan,” ujarnya. Dalam SK nomor 800/07/Pansel 2022 yang ditandatangani Ketua, Dr. Roni Muhtar, 24 dari 45 peserta telah dinyatakan lulus. Mereka memerebutkan delapan jabatan kepala OPD. Mulai dari Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan, Dinas Koperasi UKM, serta Dinas Pemuda dan Olahraga. (b/mel/lyn)

Tinggalkan Balasan