104 Pasien Covid di Kendari Sembuh

KENDARINEWS.COM — Tingkat kesembuhan pasein covid di Kota Kendari terus meningkat. Kemarin, sebanyak 104 pasien dinyatakan sembuh dari virus yang menyerang sistem pernapasan ini. Kendati demikian, warga tetap harus hati-hati. Sebab tingkat penyebaran varian baru covid ini cukup masif. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, sebanyak 909 warga metro terpapar covid.

Kepala Dinkes Kota Kendari drg. Rahminingrum mengakui kasus aktif covid terus meningkat. Saat ini, positivity rate-nya mencapai 16,17 persen. Kabar baiknya, tingkat kesembuhan pasien covid semakin meningkat. Peningkatan kasus sembuh kata dia, tak lepas kesigapan Pemkot Kendari dalam mendampingi para pasien aktif. Bagi pasien dengan gejala berat diberlakukan rawat inap pada rumah sakit rujukan Covid-19. Sementara bagi yang menjalani perawatan di rumah atau isolasi mandiri (isoman) dilakukan pemantauan dan pengawasan selama 14 hari. “Hari ini (kemarin), sudah mencapai 1.014 kasus. Jika terus meningkat, status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bisa naik ke level IV. Hal ini berdasarkan hasil asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” jelas drg. Rahminingrum kemarin.

Kepala Dinkes Kota Kendari drg. Rahminingrum

Selain jumlah kasus yang meningkat signifikan, kenaikan level juga dipengaruhi oleh tingkat keterisian tempat tidur (BOR/ Bed Occupantion Rate) yang sudah mencapai 38 persen atau sudah terisi 86 dari 224 bed yang tersedia di rumah sakit rujukan Covid- 19 di Kota Kendari. Terpisah, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku terus melakukan upaya pengendalian. Jika terjadi kenaikan level, masyarakat harus menerima sebab hal ini menunjukan keadaan sebenarnya. Namun warga tak perlu panik sebab level PPKM memang turun-naik. “Saya sudah berbincang dengan Kapolda dan Kapolres. Insya Allah, kita akan melakukan langkah-langkah preventif agar kondisi dan situasi kita bisa terjaga. Kami juga sudah mengeluarkan kebijakan pembatasan melalui SE nomor 440/499/2022 tentang PPKM,” kata Sulkarnain Kadir.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk mendukung program vaksinasi yang sedang sementara digalakkan oleh pemerintah. “Jangan membuat kita kemudian khawatir berlebihan karena tentu pengalaman selama 2 tahun menghadapi Covid-19 ini sudah menjadi referensi kita. Kita sudah punya cara untuk mengatisipasinya,” ungkapnya. (b/ags)

Tinggalkan Balasan