Segera Diresmikan, Pemkot Kendari Lengkapi Wahana Bermain Anak

KENDARINEWS.COM — Teluk Kendari menjadi salah satu spot wisata yang paling banyak dikunjungi masyarakat. Baik itu masyarakat lokal maupun dari mancanegara. Untuk itu, penataan terus dilakukan Pemkot supaya mempercantik kawasan. Salah satunya dengan spot wahana bermain anak.

Direktur Utama Perumda Kota Kendari, Munir Madjid mengaku siap mengoptimalkan pengelolaan kawasan wahan bermain anak Teluk Kendari. Pihaknya bakal membangun koordinasi dengan Dinas Pariwisata terkait teknis serah terima pengelolaannya. “Pengelolaan akan diserahkan ke Perumda. Masih disusun serah terimanya oleh dinas terkait,” ujarnya, kemarin.

Segera Diresmikan, Pemkot Lengkapi Wahana Bermain Anak

Munir mengaku, seluruh masyarakat Kendari bisa menikmati seluruh wahana yang disiapkan. Pihaknya bakal menyusun retribusi yang bisa dijangkau semua kalangan. “Kita sementara siapkan berapa besaran biaya retribusinya. Jangan sampai nanti memberatkan masyarakat. Kami tidak mencari untung tapi semata-mata menghadirkan tempat bermain baru bagi anak,” kata Munir Madjid.

Sekadar informasi, pembangunan bianglala dan arena bermain lainnya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemenparekraf sekira Rp 2 miliar. Kehadiran wahana bermain anak tersebut diharapkan bisa menjadi alternatif wisata keluarga. Sebelumnya, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, penataan kawasan Teluk Kendari dilaksanakan dalam rangka menambah daya tarik kawasan. Pasalnya, Teluk Kendari merupakan salah satu wajah kota yang paling sering dikunjungi masyarakat, entah itu wisatawan lokal maupun dari mancanegara.

Salah satu upaya meningkatkan daya tarik kawasan, pihaknya telah merampungkan pembangunan Wahana Bermain Anak. Dalam wahan bermain anak terdapat Kora-kora, Komedi putar, dan Bianglala. “Kami ingin masyarakat yang berkunjung, pulang dengan membawa kesan baik dan ingin terus kembali ke Teluk Kendari. Disitu kita buat wahana (Kora-kora, Komedi putar, Bianglala, dan Jembatan kaca) yang bisa jadi hiburan keluarga,” kata Sulkarnain Kadir.

Lanjut dia, dalam pengelolaannya sepenuhnya akan diserahkan kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Kendari. Hal tersebut dimaksudkan untuk memaksimalkan pengelolaannya sehingga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). “Kawasan ini (tambat labuh) termasuk arena bermain akan dikelola Perumda,” imbuhnya. (b/ags)

Tinggalkan Balasan