Dua Kelurahan di Kota Kendari Keciprat Dana Hibah Rp 1 Miliar

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) untuk skala lingkungan berlanjut tahun ini. Di Kendari, ada dua wilayah (kelurahan) yang beruntung mendapatkan dana hibah dari pemerintah pusat. Dua kelurahan itu yakni Lalolara dan Bonggoeya. Keduanya dijatah Rp 1 miliar untuk menata lingkungannya. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyambut baik suksesnya dua kelurahan mendapatkan program tersebut. Menurutnya, keberhasilan meyakinkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tak lepas dari kerja keras pemerintah kelurahan dalam mengusulkan wilayahnya.

“Ini buah dari kerja keras kita. Mudah-mudahan dananya bisa kita manfaatkan secara optimal untuk pembangunan diwilayah kelurahan. Agar wilayah kita bebas dari kesan kumuh. Kalau kita kelola dengan baik, maka kemungkinan besar kedepannya akan banyak kelurahan lain yang akan menerima bantuan tersebut,” kata Sulkarnain Kadir saat sosialisasi Program Bantuan Masyarakat (PBM) di Ballroom Rumah Makan Surya.

Sulkarnain mengungkapkan, program kotaku skala lingkungan lebih difokuskan pada pembangunan sarana infrastruktur yang secara langsung berkontribusi mewujudkan kawasan pemukiman yang layak huni utamanya penyelesaian permasalah kekumuhan seperti kondisi aksesibiltas jalan, jaringan drainase, jaringan air minum, persampahan, dan ketersediaan ruang terbuka publik. Pada kesempatan itu, Sulkarnain juga mengumumkan penerima bantuan Cash For Work (program padat karya) tahun ini. Sebanyak 16 Kelurahan yang beruntung menerima hibah tersebut. Khusus program padat karya, setiap kelurahan mendapatkan bantuan berkisar Rp 300 juta.

Padat karya kata dia, menjadi pilihan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama pandemi. Beberapa warga kehilangan pekerjaan, ada yang dirumahkan, ada yang tempat bekerjanya tutup dan lainnya, “Nah, pemerintah tentu hadir untuk mengatasi itu. Salah satunya melalui program padat karya,” ujarnya. Sekedari informasi, 16 Kelurahan yang menerima bantuan CFW pembangunan saran infrastruktur sosial yakni Kelurahan Rahandouna, Poasia, Anduonohu, Benua Nirae, Tobimeita, Alolama, Baruga, Lepo-lepo, Watubangga, Wundudopi, Anaiwoi, Wawowanggu, Pondambea, Mokoau, Watulondo, dan Wuawua. (b/ags)

Kotaku Skala Lingkungan
-Kelurahan Lalolara dan Bonggoeya
-Kebagian Anggaran Rp 1 Miliar Perkelurahan

Program Padat Karya (Rp 300 Juta Perkelurahan)
Rahandouna -Watubangga
Poasia -Wundudopi
Anduonohu -Anaiwoi
Benua Nirae -Wawowanggu
Tobimeita -Pondambea
Alolama -Mokoau
Baruga -Watulondo
Lepo-lepo -Wuawua

Tinggalkan Balasan