Orang Mubar Menulis

Opini

Oleh : La Ode Diada Nebansi
Direktur Kendari Pos

Selamat bertugas kepada Achmad Lamani. Sosok lengkap yang kini telah dilantik sebagai Bupati Muna Barat (Mubar). Definitif. Sah. Walaupun hanya menyelesaikan sisa masa jabatan pasca La Ode Muhammad Rajiun Tumada yang mundur dari jabatan karena mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Muna.

Kepada saya untuk publik, Rajiun bilang begini: Jangan sebut saya “haus” jabatan, karena saya meninggalkan jabatan. Saya meninggalkan jabatan Bupati Muna Barat karena didorong cita-cita luhur demi kemajuan Muna Raya. Cita-cita itu masih tertunda, insyah Allah, 2024 kita akan wujudkan. Tetap di Muna Barat?

Kalau Muna Barat, serahkan kepada putera daerah karena merekalah yang secara paripurna bias melihat, membangun dan menulis segala sendi kehidupan masyarakat menuju kemajuan dan kemakmuran. Memang, Rajiun tidak sedetail itu ngomongnya. Saya yang mengejawantahkan. Saya hanya mengartikan ketika Rajiun mengatakan: putera daerah dan Mubar yang lebih baik.

Saya ejawantahkan itu karena juga melihat fenomena dibalik ketetapan hati LM Rajiun Tumada yang memposisikan Achmad Lamani sebagai Sekda Mubar dimana banyak melahirkan pro kontra ketika itu. Ini, di awal terbentuknya Kabupaten Muna Barat dimana, Rajiun sebagai Penjabat (Pj) Bupati Mubar ketika itu.

Dua tahun Pj, Rajiun dengan sikap dan tekad bulat menyatakan mundur dari PNS yang seterusnya mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Mubar. Dan, lagi-lagi Achmad Lamani diposisikan sebagai Calon Wakil Bupati.

Keputusan ini, lagi-lagi mendapatkan tantangan dan pro kontra serius. Tapi, Rajiun yakin, bersama Achmad Lamani, ia bersama rakyat Mubar akan merebut kemenangan ganda. Pertama, menang pemilihan bupati. Kedua, lancar dan sukses dalam hal tata kelola keuangan, pemerintahan dan pembangunan mengingat Achmad Lamani sebagai second line dari bupati merupakan sosok PNS yang kaya akan pengalaman dan paripurna dalam pengambilan keputusan.

Hal lain, yang menjadi keunggulan Achmad Lamani ternyata komitmen. Karena itulah, saya kira tak berlebihan dan masyarakat juga akan mengangguk jika kemudian saya menuliskan kesimpulannya seperti ini: Achmad Lamani, orangnya: loyal. Nah, sekarang. Achmad Lamani telah dilantik sebagai Bupati Muna Barat. Dan, keyakinan saya, pemerintahan akan kian solid. Dan memang, pemerintahan di Muna Barat memang solid selama ini.

Dengan kesolidan itu, maka pembangunan Mubar pun akan solid. Artinya, sinergi program antar lembaga akan saling memperkuat satu sama lain, yang endingnya, masyarakat akan merasakan kemajuan. Maju daerahnya, maju pembangunannya, maju ekonominya, sejahtera penduduknya. Kalangan modji menyebutnya, insyah Allah, Mubar di bawah kendali Achmad Lamani akan menjadi daerah yang baldatun, thoyyabatun warrabun ghafur. Khusus kalimat terakhir ini, kalau salah mohon dibenarkan, kalau benar dan sesuai hatimu, jangan lupa: like and share.

Pondasi pemerintahan dan pembangunan telah diletakkan Rajiun Tumada. Achmad Lamani tinggal poles kiri, kanan, muka, belakang. Tidak sulit. Ya, tidak sulit bagi orang yang nawaitunya dalam menjabat demi ibadah. Apalagi, backgroundnya adalah pamong tulen. Bukan hanya itu, Achmad Lamani acap kali tampil dengan kopiah. Artinya apa? Ya, kopiah itu kan berpasangan dengan sajadah. Artinya lagi, ada ibadah dalam diri Achmad Lamani.

Benar. Achmad Lamani bukan kelahiran Muna. Juga bukan kelahiran Muna Barat. Tapi jangan lupa, Bupati Muna Barat saat ini hafal benar bagaimana ombak Pulau Kajuangin. Tahu berapa jarak Tondasi – Pulau Balu. Di luar kepala untuk menghitung berapa waktu yang dibutuhkan dari Tondasi ke Pulau Balu via katinting maupun via bodi batang.

Achmad Lamani tahu berapa tikungan di poros Umba-Lahaji. Tahu bagaimana rusak parahnya poros Kambara-Sidamangura terutama di titik Wakoila. Achmad Lamani tahu bahwa sumber air Lakanaha bermuara di kali Kambara yang konon masih terdapat buaya satu dua ekor itu. Artinya bahwa, dalam dua tahun ke depan hingga akhir masa periode saat ini, Achmad Lamani akan mampu menempatkan program pembangunan, merencanakan APBD yang benar-benar pro rakyat. Benar-benar menjawab apa yang menjadi prioritas kebutuhan masyarakat. (nebansi@yahoo.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *