PKL di Kawasan Masjid Al Alam akan Ditertibkan

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Masjid Alam kini telah menjadi lokasi favorit yang sering dikunjungi. Tidak hanya warga metro, namun juga warga dari luar daerah. Tak heran, kawasan ini telah menjadi sumber ekonomi warga. Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) mulai bermuculan. Sayangnya, keberadaan terkesan semrawut.

Kepala Dinas Ciptakan Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Pahri Yamsul mengatakan desain kawasan Masjid Al Alam tetap mengakomodir lokasi PKL. Hanya saja, lokasinya bukan di tempat saat ini. Selain itu, tenda jualannya tidak dibiarkan begitu saja. Untuk itulah, pihaknya berencana melakukan penertiban.

“Sebagai penanggung jawab, kita akan tertibkan sesuai desain awal. Nantinya, kita akan petakan kawasan kuliner islami yang menunjang. Makanya, kita akan komunikasi dengan pengurus dan menertibkan sesuai kesepakatan awal. Yang jelas, semua terkait Masjid Al Alam, baik surat menyuratnya masih di bawah kewenangan kami semua,” jelas Pahri Yamsul.

Sesuai desain, land scape Masjid Al Alam akan ditata secara teratur dan indah. Tiap lokasi telah dipetakan termasuk untuk ruang terbuka. Sejauh ini, desain yang telah ditandatangani belum diubah. Makanya, penataan kawasan Masjid Al Alam tetap merujuk pada desain awal.

“Kawasan Masjid Alam sudah mengalami degradasi. Sampah sudah berserakan di sebagian besar kawasan ini. Bahkan tenda-tenda sudah hampir permanen di kawasan itu. Padahal sesuai kesepakatan awal tak seperti itu. Semua harus dibawa pulang dan dibersihkan. Tinggal tenda saja yang harus tetap ada,” tandasnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengembalikan peruntukannya. “Kita sudah punya desain, tapi tempat kuliner bukan dikawasan itu. Sebab kita tahu, desain kuliner juga penting. Bukan saja menunjang masjid Al Alam, tetapi juga menunjang estetika,” ucapnya. (b/rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *