Jajaki Kemitraan Global, Wali Kota Siska Bawa Potensi Kendari ke Dialog Kerja Sama Indonesia–China

KENDARINEWS.COM— Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., memimpin langsung delegasi Pemerintah Kota Kendari dalam kegiatan Dialog Kerja Sama Pemerintah Daerah Indonesia–China Tahun 2026. Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Ruang Bima, Balai Kota Yogyakarta, dengan tema: “Berlayar Menuju Perjalanan Baru: Kerja Sama Lokal Membangun Komunitas Masa Depan Bersama China–Indonesia”.

Kehadiran Wali Kota Siska didampingi Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, beserta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Komposisi tim ini sengaja disusun agar setiap peluang kerja sama dapat langsung dikaji, dipetakan, dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan pembangunan serta potensi unggulan yang dimiliki Kota Kendari.

Forum ini diselenggarakan oleh UCLG ASPAC (Pemerintah Kota dan Daerah Bersatu Asia-Pasifik) bekerja sama dengan CPAFFC (Asosiasi Rakyat Tiongkok untuk Persahabatan dengan Luar Negeri) dan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi wadah resmi mempertemukan pemerintah daerah dari kedua negara untuk membuka ruang dialog dan menjajaki peluang kerja sama yang nyata dan saling menguntungkan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, dalam sambutannya menyambut baik terselenggaranya pertemuan ini. Menurutnya, keberagaman potensi dan keunggulan tiap daerah di Indonesia membuka peluang luas untuk saling mengenalkan dan menjalin kemitraan dengan mitra dari China.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi, menegaskan peran strategis pemerintah daerah dalam memastikan kerja sama internasional benar-benar membawa manfaat langsung kepada masyarakat. Kerja sama antarpemerintah daerah diharapkan mendorong peningkatan pelayanan publik, pembangunan lingkungan berkelanjutan, penguatan ekonomi dan UMKM, hingga pertukaran pemuda. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi luas yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam forum juga diselenggarakan sesi khusus Penjajakan Kerja Sama yang mempertemukan langsung pemerintah daerah dengan calon mitra dari China di berbagai bidang utama, meliputi investasi, pariwisata, kebudayaan, mobilitas penduduk, hingga transportasi.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan keterbukaan penuh Pemerintah Kota Kendari menjalin kerja sama yang nyata dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Kami ingin kerja sama ini tidak berhenti sekadar pada pertemuan dan pertukaran informasi. Yang paling utama, peluang-peluang tersebut harus diterjemahkan menjadi program konkret yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kendari,” tegas Wali Kota Siska.

Kehadiran para kepala OPD teknis, lanjutnya, bertujuan agar setiap peluang dapat dikaji secara mendalam sesuai bidang tugas masing-masing.

“Mereka melihat langsung apa yang bisa dikembangkan, siapa mitra yang potensial, dan langkah apa yang dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Wali Kota juga menyoroti sejumlah sektor prioritas yang terbuka lebar untuk kerja sama, antara lain investasi, pariwisata, UMKM, perdagangan, kebudayaan, transformasi digital, dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Semangat kami adalah membangun kemitraan yang saling menguntungkan. Kami terbuka untuk belajar dari pengalaman daerah lain, termasuk dari China, sekaligus memperkenalkan kekayaan potensi Kendari yang siap dikembangkan bersama,” pungkas Wali Kota Siska penuh harap.

Dialog kemudian berlanjut dengan pembahasan mendalam sesuai bidang tematik serta penjajakan kesepakatan kerja sama antarpemerintah daerah dan pemangku kepentingan kedua negara. Hasil-hasil penjajakan selanjutnya akan dibawa pulang untuk ditindaklanjuti dan disesuaikan dengan langkah kerja sama konkret di Kota Kendari.

Tinggalkan Balasan