Dipercaya Gubernur, Fadlansyah Pimpin Dua Posisi Strategis di Pemprov Sultra

KENDARINEWS. COM– Senin (20/4/2026) menjadi hari bersejarah bagi karier Muhammad Fadlansyah. Usai resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Sulawesi Tenggara, ia langsung dipercaya memegang posisi strategis lainnya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra.

Penunjukan ganda ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dalam acara pelantikan pejabat di Ruang Pola Kantor Gubernur. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan penuh terhadap kapasitas, integritas, dan rekam jejak Fadlansyah dalam mengawal roda pemerintahan.

Dalam arahannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa posisi Sekprov bukan sekadar jabatan administratif, melainkan “jantung” yang menggerakkan koordinasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menilai Fadlansyah memiliki syarat lengkap untuk memikul beban berat tersebut.

“Pangkat memenuhi syarat, kinerja bagus. Tidak mungkin saya menunjuk yang kinerjanya tidak baik. Saya percaya ia mampu mengemban amanah ini,” tegas Gubernur.

Yang menjadi sorotan, Gubernur mengungkapkan bahwa penilaian terhadap Fadlansyah dilakukan murni berdasarkan prestasi dan profesionalisme, meskipun sebelumnya tidak pernah bertemu secara personal.

“Saya menilai Anda layak dan mampu, meskipun kita tidak pernah bertemu sebelumnya. Integritas saja tidak cukup, tetapi tanpa integritas, kepemimpinan tidak akan pernah utuh,” tambahnya.

Gubernur juga menyebutkan bahwa nama Fadlansyah telah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk diangkat menjadi Penjabat (Pj) Sekprov definitif, menandakan bahwa posisi ini bukan sekadar penugasan sementara, melainkan bagian dari rencana jangka panjang konsolidasi birokrasi.

Sebagai Plh Sekprov, Fadlansyah dituntut menjadi koordinator utama yang memastikan seluruh OPD bergerak selaras dengan visi misi daerah. Ia menjadi penghubung langsung antara eksekutif dan pelaksana lapangan, serta menjaga kesinambungan program hingga pejabat definitif ditetapkan.

Di sisi lain, ia tetap memegang kendali penuh sebagai Kepala Dinas Perhubungan, sektor yang sangat vital dalam mendukung konektivitas dan pembangunan ekonomi wilayah.

Fadlansyah sendiri menyadari bahwa amanah ganda ini adalah tantangan besar. Ia berkomitmen menjalankan kedua peran tersebut secara paralel dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan tetap berpegang pada koridor hukum.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini amanah besar yang harus dijalankan secara profesional. Komunikasi intensif dengan pimpinan dan koordinasi yang kuat akan menjadi kunci keberhasilan,” ujar Fadlansyah usai pelantikan.

Meskipun menyadari adanya batasan kewenangan sebagai pejabat pelaksana harian dalam pengambilan keputusan prinsipil, ia menegaskan bahwa tugas-tugas prioritas dan pelayanan publik tetap harus berjalan maksimal tanpa hambatan.

Penunjukan ini bukan tanpa alasan. Fadlansyah dikenal sebagai birokrat yang memiliki pengalaman luas di berbagai posisi strategis. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sultra, serta pernah dipercaya menjadi Penjabat (Pj) Bupati Kolaka dan Pj Sekda Kabupaten Kolaka.

Pengalaman memimpin di tingkat daerah dan mengelola administrasi pemerintahan menjadi modal utama yang membuatnya dinilai layak duduk di posisi tertinggi kedua dalam struktur birokrasi provinsi ini.

Dengan terpilihnya Fadlansyah, diharapkan roda pemerintahan di Sultra dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Tinggalkan Balasan