KENDARINEWS.COM– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalokasikan anggaran sebesar Rp77 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Lakidende yang sempat terhenti. Pembangunan yang dimulai sejak 2021 ini diperkirakan akan menelan total biaya sekitar Rp190 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Tommy Putra Alamsyah, menyampaikan bahwa anggaran tahun 2026 terdiri dari Rp74 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp3 miliar untuk manajemen konstruksi.
“Kita belum merinci apakah dana tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan tribun atau lapangan stadion. Pihak kami akan melihat bagian mana yang lebih menjadi prioritas dengan dua opsi tersebut,” ujarnya.
Menurut Tommy, kendala utama yang menghambat kelanjutan pembangunan adalah masalah pembebasan lahan. Namun, ia menegaskan bahwa masalah tersebut sedang dalam proses penyelesaian dan akan segera ditutaskan sebelum pembangunan dilanjutkan.
“Kita tidak akan melakukan pembangunan jika masalah pembebasan lahan belum terselesaikan,” tegasnya.
Tommy menjelaskan bahwa pembangunan Stadion Lakidende telah melalui beberapa tahap dengan alokasi anggaran sebelumnya sebagai berikut:
- Tahap pertama fisik tahun 2022: Rp27.625.345.900
- Tahap kedua fisik tahun 2023: Rp120.218.925.675
- Tahap ketiga fisik tahun 2024: Rp16.778.468.510
Dengan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp77 miliar, total biaya pembangunan stadion diperkirakan mencapai sekitar Rp190 miliar.(jib)










































