KENDARINEWS.COM-– Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) menggandeng sejumlah pihak terkait untuk menggelar kegiatan kolaborasi lintas sektor yang tidak hanya seremonial, namun juga memberikan manfaat nyata bagi peserta. Kegiatan yang berlangsung di kampus FKM UHO pada Rabu (04/02) ini melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sultra, Perhimpunan Ahli Kesehatan Kerja Indonesia (PAKKI) Sultra, dan Puskesmas Mokoau.

Acara resmi dibuka oleh Dekan FKM UHO, Prof. Dr. Suhadi, S.KM., M.Kes, yang menekankan peran strategis dunia akademik dalam mencetak generasi yang sadar K3. “Kegiatan ini adalah wujud nyata kolaborasi untuk memastikan lingkungan kerja dan institusi pendidikan menjadi tempat yang aman dan sehat,” ucapnya didampingi jajaran pengurus fakultas.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, dr. Andi Edy Surahmat, yang turut menghadiri bersama timnya, menyatakan bahwa penerapan K3 tidak bisa dipisahkan dari upaya promotif dan preventif. “K3 berperan sangat penting dalam meningkatkan produktivitas sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara,” tegasnya.
Salah satu poin penting dalam kegiatan ini adalah sosialisasi yang disampaikan perwakilan BNN Provinsi Sultra, M. Syarif, S.KM., M.Kes. Ia mengingatkan bahaya penyalahgunaan alkohol dan NAPZA di lingkungan kerja dan pendidikan. “Gangguan konsentrasi akibat zat terlarang menjadi salah satu pemicu utama kecelakaan kerja yang fatal,” jelasnya.
Berbeda dengan kegiatan serupa pada umumnya, rangkaian acara kali ini dirancang secara sistematis dengan memperhatikan kondisi fisik peserta. Setelah pembukaan, seluruh peserta menjalani tes kebugaran awal, kemudian mengikuti sosialisasi NAPZA, sebelum mendapatkan layanan cek kesehatan gratis.
Tim medis dari Puskesmas Mokoau bersama tim Dinas Kesehatan Sultra siap melayani pemeriksaan kondisi umum untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit pada tenaga kerja dan sivitas akademika. Sementara itu, pengurus PAKKI Sultra berharap kegiatan ini menjadi awal komitmen bersama untuk mengimplementasikan K3 secara berkelanjutan di Bumi Anoa. “Kita targetkan terbangun lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan unggul,” ujar ketua PAKKI Sultra.










































