Kembali Mendunia! UHO Masuk Ranking Global THE ISR, Bukti Komitmen Riset Lintas Batas

KENDARINEWS.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali melesat masuk ke peta pendidikan tinggi dunia, terbukti berhasil meraih tempat di THE Interdisciplinary Science Rankings (ISR) edisi terbaru dari lembaga bergengsi Times Higher Education (THE)!

Dari total 911 universitas terbaik di seluruh dunia yang bersaing ketat, UHO menempati peringkat 801+ dan meraih posisi ke-28 dari 41 perguruan tinggi pilihan Indonesia yang berhasil meraih tiket masuk daftar prestisius ini. Ini bukan sekadar pencapaian – ini adalah persembahan besar dari UHO untuk negeri dan bangsa

THE Interdisciplinary Science Rankings adalah standar baru yang mengguncang dunia akademik global, dirancang khusus untuk mengukur seberapa hebat universitas dalam mengembangkan riset yang melampaui batas-batas disiplin ilmu tradisional. Penilaian dilakukan melalui 11 indikator brutal yang terbagi dalam tiga pilar utama:

Pertama Input Investasi: Mengukur dana besar dan dukungan industri yang dialokasikan untuk riset lintas bidang – bukti komitmen serius UHO untuk maju.

Kedua Proses (Dukungan Kelembagaan) : Menilai fasilitas kelas dunia, sistem administrasi canggih, dan program promosi yang mendorong para peneliti untuk berkarya tanpa batas.

Dan Ketiga Output (Hasil dan Dampak) Pilar utama dengan bobot 65% – mengukur kualitas publikasi, dampak global, dan reputasi yang menjulang tinggi.

Plt Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., M.H., LLM, dengan suara penuh kebanggaan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang memiliki andil besar terhadap keberhasilan tersebut.

“Peringkat global ini adalah pengakuan bahwa upaya kita untuk mentransformasi riset di UHO telah berhasil. Meskipun berada di peringkat 801+ dunia, menjadi salah satu dari 41 universitas terbaik Indonesia adalah prestasi yang membanggakan. Ini menunjukkan bahwa fokus kita pada riset yang relevan dengan kebutuhan daerah, khususnya di bidang maritim, pesisir, dan pengembangan sumber daya alam, sejalan dengan tuntutan global akan ilmu pengetahuan interdisipliner,” ujar Rektor.

Sementara Sekretaris Pusat Pemeringkatan Perguruan Tinggi dan Peningkatan Akreditasi (PPTPA) LPMPP-UHO, Rizal Adi Saputra S.T., M.Kom., mengungkapkan rahasia keberhasilan terletak pada bahwa Infrastruktur data penelitian UHO sudah memenuhi standar audit internasional!

” Tantangan terbesar adalah membuktikan kolaborasi antar-bidang benar-benar terjadi – bukan omong kosong! Ke depan, kita akan fokus dorong para peneliti agar karya mereka Disitasi lintas disiplin dan jadi solusi nyata bagi dunia!” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UHO, Prof. Dr. Eng. I Nyoman Sudiana, S.Pd., M.Si, menegaskan bahwa sinergi antara kebijakan universitas dan implementasi di tingkat prodi akan diperkuat
“Kita akan perkuat sinergi antara kebijakan dan implementasi di tingkat prodi! Siklus penjaminan mutu akan didorong agar para dosen bebas berkolaborasi lintas fakultas – targetnya jelas,” katanya.

Diketahui, THE Interdisciplinary Science Rankings (ISR), yang dibuat bersama Schmidt Science Fellows, adalah langkah revolusioner pertama di dunia untuk memetakan kekuatan riset lintas batas akademik.

  • Total Universitas Dunia yang Bersaing: 911
  • Universitas Indonesia yang Masuk: 41
  • Peringkat Global UHO: 801+
  • Peringkat Nasional UHO: 28

UHO berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dalam ketiga pilar (Input, Proses, Output), menjadikan riset interdisipliner sebagai kunci untuk menghasilkan inovasi yang berdampak bagi Sulawesi Tenggara dan Indonesia. (rls)

Tinggalkan Balasan