KENDARINEWS.COM– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan selama 5 bulan terakhir sejak dipegang pimpinan baru oleh Sukriyaman sebagai Direktur Utama. Langkah strategis yang fokus pada kontinuitas pendistribusian air bersih dan peningkatan kualitas layanan berhasil membawa perubahan positif bagi perusahaan yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat.
Sukriyaman yang akrab disapa Pak Uki, mengungkapkan bahwa peningkatan pendapatan merupakan hasil dari perbaikan sistem distribusi yang membuat pasokan air menjadi lebih terjamin. “Sebelumnya, pendapatan PDAM hanya mencapai Rp 1,5 Milyar setiap bulan. Kini, setelah melakukan berbagai upaya perbaikan, angka tersebut meningkat menjadi Rp 1,8 Milyar per bulan,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota Kendari dalam sebuah acara resmi(8/1).
Menurut Syukri, perbaikan kontinuitas distribusi menjadi kunci utama peningkatan penjualan air bersih. “Kalau dulu, beberapa wilayah hanya mendapatkan pasokan air satu kali dalam seminggu. Kini, kami berhasil meningkatkan frekuensi menjadi dua kali seminggu bahkan lebih di beberapa titik. Dengan ketersediaan air yang lebih baik, konsumsi masyarakat meningkat dan berdampak langsung pada pendapatan perusahaan,” jelas Uki.
Meskipun pendapatan menunjukkan perkembangan yang membaik, PDAM Kota Kendari masih menghadapi tantangan dalam pemerataan jaringan distribusi. Banyak wilayah di Kota Kendari yang belum dapat terjangkau oleh pasokan air PDAM. Namun, pihaknya memilih untuk fokus pada pemeliharaan pelanggan yang sudah ada sebelum melakukan ekspansi jaringan baru. “Kami menyadari bahwa masih ada daerah yang belum teraliri air. Namun, prioritas kami saat ini adalah memastikan pelanggan yang sudah ada mendapatkan layanan yang optimal dan air bersih yang terjamin ketersediaannya. Setelah itu, baru kami akan merencanakan pengembangan jaringan ke wilayah baru,” paparnya.
Selain memperhatikan distribusi, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi bagian penting dari strategi perbaikan PDAM. Tim pelayanan yang kompeten dan profesional diyakini akan meningkatkan kepuasan pelanggan. “Kami telah melaksanakan program in-house training untuk seluruh bagian, terutama pada divisi pelayanan dan pengaduan masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan sikap kerja pegawai dalam melayani masyarakat. Alhamdulillah, perubahan positif mulai terlihat dengan penurunan jumlah keluhan yang tidak teratasi dan peningkatan kecepatan respon terhadap keluhan pelanggan,” tambah Sukriyaman.
Upaya yang dilakukan oleh manajemen PDAM Kota Kendari di bawah kepemimpinan Sukriyaman diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan perusahaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat yang semakin mudah mendapatkan akses ke air bersih yang layak konsumsi. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Kota Kendari.(lis)










































