KENDARINEWS. COM– Bakal Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) nomor urut 4, Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si., mengusung visi strategis untuk mengembangkan UHO menjadi Socio-Techno University yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global. Visi ini sekaligus menjadikan kampus sebagai penggerak utama pembangunan wilayah pesisir, kelautan, dan pedesaan di Sulawesi Tenggara.
Dalam pemaparan gagasannya, Prof. Ida Usman menegaskan bahwa UHO membutuhkan kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Menurutnya, transformasi menuju universitas yang berdampak luas hanya bisa tercapai jika sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Kita harus menyelaraskan arah pengembangan kampus dengan Asta Cita pemerintahan. Saya memfokuskan pada tiga bidang yang paling berkaitan dengan dunia pendidikan tinggi: kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, serta ekonomi hijau dan biru; menjadikan kampus sebagai pusat solusi dan inovasi; serta memperkuat kualitas sumber daya manusia, sains, dan teknologi,” jelasnya, Selasa (30/6/2026)
Saat ini, UHO memiliki modal besar untuk berkembang, didukung oleh 1.509 tenaga dosen dan 637 tenaga kependidikan. Sistem informasi kampus yang terus berkembang serta penerapan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU) menjadi landasan kuat untuk melangkah lebih maju.
Untuk mewujudkan visinya, Prof. Ida Usman menawarkan sejumlah program kerja strategis, antara lain:
Pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang sesuai kebutuhan industri global. Penerapan teknologi mutakhir dan metode pembelajaran berbasis proyek
Peningkatan kompetensi dosen dalam bidang pengajaran dan pemanfaatan teknologi digital. Penguatan pusat riset unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dan dunia usaha. Mengintegrasikan kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi. Menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, serta menjunjung tinggi etika dan integritas akademik
“Dengan arah ini, UHO tidak hanya menjadi tempat mencetak lulusan, tetapi juga menjadi kekuatan yang memberikan solusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa,” pungkasnya.(lia)










































