KENDARINEWS.COM-Dua pendaki asal Magelang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, sejak Sabtu (27/12). Satu pendaki berhasil ditemukan selamat di Pos 5 pada Selasa (30/12), sementara satu lainnya masih dalam pencarian intensif tim gabungan.
Kepala Pelaksana BPBD Pemalang, Andri Adi, membenarkan kabar tersebut. “Ada kabar baik ketemu satu anak, alhamdulillah kondisinya aman,” ujarnya melalui pesan singkat, dikutip dari detikjateng.
Dua pendaki yang hilang sebelumnya adalah Syafiq Ridhan Ali Razan (18) warga Kramat Utara, Magelang Utara, dan Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang. Mereka memulai pendakian pada Jumat (27/12) melalui jalur Dipajaya Clekatakan.
Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, menyampaikan bahwa cuaca di puncak Slamet dalam beberapa hari terakhir berkabut tebal dengan hujan rintik-rintik, sehingga pandangan para pendaki terganggu. Kedua korban diduga terpisah dari rombongan saat perjalanan turun.
Pendaki yang berhasil ditemukan oleh tim porter Senin (29/12) malam mengaku sempat menunggu rekannya sebelum akhirnya terpisah. Hingga kini, tim gabungan dari BPBD, perangkat desa, dan porter lokal masih melakukan penyisiran di sepanjang jalur pendakian, yang memiliki sembilan pos sebelum puncak.
Sutrisno menambahkan bahwa saat akhir pekan lalu, ribuan pendaki memadati jalur pendakian, sehingga kemungkinan bertemu pendaki lain cukup besar. Pihaknya terus berharap dan meminta doa agar pendaki yang belum ditemukan segera bisa dijangkau dalam kondisi selamat.(*)










































