IPIP Jajaki Kerjasama dengan UHO: Rencanakan Pasokan Talenta dan Kolaborasi Teknis untuk Ribuan Lapangan Kerja

KENDARINEWS.COM-– Universitas Halu Oleo (UHO) menyambut hangat rombongan PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) di Ruang Rapat Pimpian Gedung Rektorat, yang diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Prof. Dr. H. Takdir Saili, M.Si. Kunjungan ini menjadi langkah krusial untuk membangun jembatan antara dunia akademisi dan industri pertambangan, dengan harapan menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan dan meningkatkan lapangan kerja lokal.

Dalam sambutannya, Prof. Takdir menekankan bahwa UHO sangat terbuka dan potensial untuk berkolaborasi dengan perusahaan pertambangan. “Kami memiliki Fakultas MIPA dengan Program Studi Pertambangan dan Teknik Geologi, ditambah banyak laboratorium yang bisa di-upgrade agar sesuai dengan standar kebutuhan IPIP,” ujarnya. Meskipun mengakui laboratorium kampus belum sepenuhnya setara dengan yang dimiliki perusahaan, dia melihat ini sebagai kesempatan untuk sinergi yang kuat.

Selain dukungan teknis, kedua pihak juga membahas tentang penerapan lapangan kerja. “Kita akan mempelajari jenis keterampilan yang dibutuhkan IPIP, sehingga kampus bisa menyediakan yang tepat dan meningkatkan kesempatan kerja bagi alumni UHO,” tambahnya. Prof. Takdir juga menekankan pentingnya mitigasi dampak sosial dari aktivitas pertambangan, yang menjadi tanggung jawab bersama kampus dan perusahaan agar dampak terhadap masyarakat tetap secercah mungkin.

IPIP Butuh Ribuan Tenaga Kerja – Lulusan UHO Diincar untuk Posisi Spesialis

Kepala Departemen Manajemen Umum PT IPIP, Mrs. Ding Ling, menyampaikan terima kasih atas kehangatan penerimaan. Dia menjelaskan bahwa IPIP adalah kawasan industri terintegrasi yang telah berkembang dari Morowali dan Maluku Utara ke Kolaka.

“Sampe Desember ini, udah ada sekitar sepuluh ribu tenaga kerja lokal yang bekerja di IPIP. Ke depan, sekitar 400-500 proyek akan masuk fase konstruksi – jadi kebutuhan tenaga kerja akan melonjak!” ungkap Mrs. Ding Ling. Perusahaan sangat memperhatikan pengembangan karyawan lokal: operator dan teknisi akan dilatih di dalam perusahaan, tetapi untuk posisi spesialis atau manajerial, IPIP sangat mengharapkan kehadiran lulusan universitas, termasuk UHO.

Mrs. Ding Ling juga mengungkapkan bahwa IPIP sudah memiliki kerja sama dengan Universitas Sultra Kolaka (USN Kolaka) berupa beasiswa, serta dengan Pemerintah Daerah Kolaka untuk program pelatihan bahasa Mandarin di Tiongkok. “Sekarang kami ingin memperluas dan meningkatkan kerja sama ke Kendari, tepatnya dengan UHO, agar jaringan kolaborasi semakin luas,” katanya.

Untuk saat ini, IPIP belum mengambil keputusan final tentang bentuk kerja sama yang akan dijalankan. Namun, mereka akan terus melakukan penjajakan dan nantinya akan memberitahu kebutuhan perusahaan agar kedua pihak bisa merencanakan program-program kolaborasi yang jelas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Departemen Manajemen Umum PT KNI, Mr. Xie Zizhao, bertanya jawab tentang waktu rekrutmen. Menanggapi itu, Prof. Takdir menjelaskan bahwa UHO memiliki lembaga khusus yang menangani karier dan alumni mahasiswa, yang akan melaksanakan proses rekrutmen sesuai jadwal yang ditetapkan IPIP.

“Namun, sebaiknya proses rekrutmen dilakukan setelah ada Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak, agar kerja sama terstruktur dan tidak ada kesalahpahaman,” tegas Prof. Takdir.

Tinggalkan Balasan