Bupati Haliana Dukung Pembangunan Berketahanan Iklim

KENDARINEWS.COM — Bupati Wakatobi, H. Haliana, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam memperkuat pembangunan berketahanan iklim. Komitmen tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri Lokakarya Diseminasi Hasil Laboratorium Pembangunan Berketahanan Iklim (PBI) yang digelar di The Tribrata Hotel and Convention Center.

Dengan wilayah yang 97 persen berupa laut, Haliana menegaskan bahwa sektor maritim merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Kondisi geografis tersebut menjadi dasar penetapan visi RPJMD 2025–2029, yaitu “Menjadi Kabupaten Maritim yang Sentosa dan Berkelanjutan”, dengan sektor kelautan dan perikanan sebagai sektor unggulan.

“Wakatobi adalah daerah maritim, sehingga pembangunan kelautan dan perikanan yang berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan ekologi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Haliana juga mengapresiasi dukungan Bappenas, UNDP, serta kementerian dan lembaga terkait dalam pelaksanaan Laboratorium PBI. Ia menilai program tersebut sebagai langkah konkret dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, terutama di kawasan pesisir.

“Program Laboratorium PBI ini merupakan bentuk kolaborasi nyata untuk menjawab tantangan perubahan iklim, khususnya bagi daerah pesisir seperti Wakatobi,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Haliana menekankan pentingnya solusi berbasis ekosistem melalui pemasangan apartemen ikan, atraktor cangkang kerang, serta pelatihan bubu lipat. Inovasi tersebut dinilai mampu mendukung rehabilitasi habitat laut sekaligus mendorong praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan.

“Kami berharap inovasi ini mampu meningkatkan produksi perikanan yang berkelanjutan sekaligus memberi dampak langsung pada kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan di Wakatobi,” pungkasnya.

Pemkab Wakatobi berharap implementasi Laboratorium PBI dapat menjadi contoh praktik pembangunan berketahanan iklim yang dapat direplikasi di berbagai daerah pesisir di Indonesia.

Tinggalkan Balasan