KENDARINEWS.COM — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, Bupati Konawe Yusran Akbar tidak hanya fokus pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga memberikan stimulan langsung kepada masyarakat melalui bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Jumat (28/11/2025), Bupati Yusran menyalurkan bantuan beras CPP di Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yusran menyebut bahwa secara keseluruhan sekitar 18.757 warga Konawe tercatat sebagai penerima bantuan, yang tersebar di 28 kecamatan. Ia juga mengungkapkan bahwa pemberian bantuan beras CPP telah berlangsung sejak 2023.
“Pemerintah telah menyalurkan bantuan pangan beras untuk alokasi Juni dan Juli 2025. Bantuan ini bagian dari stimulus kebijakan ekonomi yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin,” ujar Bupati Yusran usai temu wicara dengan Komisi Irigasi Zona 5 terkait penyusunan Jadwal Tanam, Pola Tanam, dan Rencana Pemberian Air (RPS) untuk Musim Tanam I, II, dan III Tahun 2026 di Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo.
Setiap penerima bantuan menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Oktober–November 2025. Menurut Bupati Yusran, penyaluran bantuan ini merupakan strategi antisipasi dan mitigasi dalam pemberian bantuan pangan.
“Pada periode Oktober–November 2025, Badan Pangan Nasional kembali menyalurkan bantuan berupa beras dan minyak goreng sebagai kelanjutan program perlindungan pangan nasional,” jelasnya.
Bupati Yusran menambahkan, penetapan penerima bantuan pangan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial. Langkah ini merupakan implementasi nyata dari Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah.
“Dalam aturan tersebut disebutkan, cadangan pangan pemerintah dapat disalurkan untuk penanggulangan kemiskinan, kerawanan pangan, kekurangan pangan, pengendalian gejolak harga dan inflasi, serta perlindungan produsen dan konsumen,” tutup Bupati Yusran.








































